Polda Sumut Salurkan Bantuan Bencana Lewat Udara ke Tapanuli Tengah dan Sibolga
Polda Sumut Salurkan Bantuan Bencana berupa bahan makanan kepada warga terdampak di Tapanuli Tengah dan Sibolga, memastikan pasokan logistik terus mengalir.
Polda Sumatera Utara (Sumut) baru-baru ini menyalurkan bantuan bahan makanan esensial kepada masyarakat yang terdampak bencana alam. Penyaluran ini difokuskan di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga yang mengalami kesulitan akses.
Distribusi logistik ini dilakukan secara masif guna memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Langkah cepat ini diambil mengingat kondisi darurat yang dihadapi oleh para korban bencana.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa bantuan didorong melalui jalur udara. Hal ini dilakukan karena akses darat masih sangat sulit ditembus oleh kendaraan logistik.
Penyaluran Bantuan Melalui Jalur Udara untuk Akses Sulit
Kombes Pol Ferry Walintukan mengungkapkan bahwa pesawat milik Markas Besar Polri diberangkatkan dari Bandara Silangit. Pesawat tersebut membawa berbagai bahan makanan penting menuju Bandara Pinangsori di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Penggunaan jalur udara menjadi prioritas utama untuk mengatasi hambatan akses darat yang masih belum memungkinkan. Strategi ini memastikan bantuan dapat segera sampai kepada warga yang membutuhkan di daerah terdampak.
Berbagai jenis bahan pangan disalurkan, meliputi wortel 240 kilogram, cabai merah 180 kilogram, tomat 300 kilogram, sawi putih 300 kilogram, dan labu siam 360 kilogram. Selain itu, ada juga sarden kaleng 75 dus, jahe merah enam karung, garam 60 bal, bawang merah enam karung, bawang putih enam karung, beras dua goni, mi instan, serta telur untuk memenuhi gizi warga.
Komitmen Polda Sumut Memastikan Stok Logistik Tetap Aman
Polda Sumut terus memaksimalkan seluruh sarana yang dimiliki, mulai dari helikopter hingga pesawat, demi memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk distribusi bantuan yang merata dan efektif.
Bantuan dikirim secara bertahap, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan aksesibilitas sebagai prioritas utama. Hal ini bertujuan untuk memastikan stok makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya tetap mencukupi bagi warga terdampak bencana.
"Kami memastikan bantuan logistik akan terus mengalir guna diberikan kepada masyarakat terdampak bencana tersebut," ujar Kombes Pol Ferry Walintukan. Pernyataan ini menegaskan keseriusan pihak kepolisian dalam penanganan pascabencana.
Sinergi Penanganan Bencana: Darat dan Udara
Selain penyaluran melalui jalur udara, tim gabungan yang terdiri dari TNI, BPBD, Basarnas, dan relawan juga terus berupaya membuka akses darat. Mereka berfokus pada titik-titik yang sudah memungkinkan untuk dilewati kendaraan logistik.
Dengan dukungan penuh dari Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, Polda Sumut menegaskan bahwa setiap jengkal wilayah terdampak bencana tidak akan dibiarkan berjuang sendiri. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mempercepat proses pemulihan.
Petugas bersama warga dan pemerintah akan terus melakukan penanganan hingga kondisi di lokasi bencana pulih sepenuhnya. Sinergi ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses rehabilitasi pascabencana.
Sumber: AntaraNews