Polda Sumsel Amankan Shalat Ied di 9.532 Masjid, Jamin Lebaran Kondusif
Polda Sumsel amankan Shalat Ied di 9.532 masjid yang tersebar di 17 kabupaten dan kota, mengerahkan ribuan personel untuk memastikan umat Islam dapat beribadah dengan aman dan khidmat selama Idul Fitri 1447 H.
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) telah sukses mengamankan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah. Pengamanan ini mencakup 9.532 masjid yang tersebar di 17 kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Ribuan personel dikerahkan untuk memastikan seluruh umat Islam dapat melaksanakan ibadah dengan aman, tertib, dan khidmat tanpa gangguan kamtibmas.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menyatakan bahwa pengamanan ini merupakan puncak dari rangkaian Operasi Ketupat Musi 2026. Operasi tersebut telah berlangsung selama dua pekan sebelumnya. Seluruh jajaran Polda Sumsel, mulai dari tingkat polres hingga polsek, terlibat langsung dalam upaya pengamanan ini.
Personel kepolisian bertugas mengamankan lokasi shalat, mengatur arus lalu lintas, serta melakukan patroli di titik-titik rawan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama selama perayaan Lebaran.
Pengamanan Maksimal di Seluruh Wilayah
Pengamanan Shalat Ied oleh Polda Sumsel mencakup seluruh wilayah provinsi, memastikan tidak ada satu pun area yang luput dari perhatian. Mulai dari tingkat polres hingga polsek, semua jajaran terlibat aktif di lapangan. Mereka bertugas mengamankan lokasi ibadah dan mengatur lalu lintas di sekitar masjid untuk kelancaran arus jamaah.
Beberapa kabupaten dengan jumlah masjid terbesar, seperti PALI, Banyuasin, dan OKI, mendapat perhatian khusus dalam pengamanan ini. Seluruh area tersebut mendapatkan pengamanan maksimal dari personel di lapangan. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam menjaga kondusivitas di seluruh pelosok wilayahnya.
Di Kota Palembang, Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikromo menjadi titik prioritas pengamanan mengingat besarnya jumlah jamaah yang hadir. Ribuan jamaah memadati masjid tersebut untuk melaksanakan ibadah. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan lancar hingga selesai, tanpa insiden berarti.
Selain pengamanan ibadah, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas serta pengawasan area parkir secara ketat. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor, yang sering terjadi saat keramaian. Laporan dari jajaran polres di 17 kabupaten/kota menunjukkan bahwa pelaksanaan Shalat Ied berlangsung aman dan kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Komitmen Polri Jaga Kamtibmas Berkelanjutan
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kehadiran tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. Sebanyak 9.532 masjid berhasil diamankan tanpa gangguan berarti, memungkinkan masyarakat beribadah dengan tenang.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada selama libur Lebaran dan memanfaatkan layanan 110 jika membutuhkan bantuan polisi. Layanan ini siaga 24 jam penuh untuk merespons setiap laporan. Kewaspadaan kolektif sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan terkendali.
Saat ini, Polda Sumsel terus melanjutkan pengamanan hingga arus balik Lebaran guna memastikan seluruh perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar. Komitmen ini menegaskan peran Polri dalam melindungi dan menjaga situasi kamtibmas. Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Sumber: AntaraNews