Polda NTT Pastikan Perayaan Idul Fitri 1447 H Berjalan Aman dan Lancar
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mengumumkan bahwa Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di seluruh provinsi berjalan aman dan lancar berkat kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat.
Kupang, 21 Maret 2026 – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan berlangsung dengan aman dan lancar. Kepolisian Daerah NTT menyatakan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi kondusif selama rangkaian ibadah.
Kepala Bidang Humas Polda NTT, Komisaris Besar Polisi Henry Novika Chandra, di Kupang pada Sabtu (21/3), menegaskan bahwa kelancaran perayaan Idul Fitri ini adalah hasil kolaborasi berbagai pihak. Sinergi pengamanan telah terjalin baik sejak malam takbiran hingga pelaksanaan Shalat Idul Fitri di berbagai lokasi.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang telah ikut menjaga situasi tetap kondusif sehingga pelaksanaan Shalat Idul Fitri di seluruh titik dapat berjalan dengan lancar,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan suasana yang damai dan tertib bagi umat Muslim yang merayakan.
Sinergi Pengamanan Idul Fitri di NTT
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan perayaan Idul Fitri, Polda NTT dan jajaran mengerahkan sebanyak 1.144 personel. Ribuan personel ini disebar di berbagai lokasi strategis di seluruh wilayah provinsi berbasis kepulauan tersebut.
Penempatan personel meliputi 91 pos pengamanan, 38 pos pelayanan, dan 27 pos terpadu, serta 26 pos lainnya yang tersebar di titik-titik vital. Pasukan keamanan juga ditugaskan untuk mengamankan 201 masjid dengan estimasi 91.386 jamaah, serta 48 lapangan yang digunakan untuk Shalat Id dengan perkiraan 123.600 jamaah.
Pola pengamanan yang diterapkan bersifat menyeluruh, mencakup pengamanan di lokasi ibadah, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli di sekitar area kegiatan. “Personel kami tempatkan di titik-titik strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan serta memastikan kelancaran aktivitas masyarakat,” jelas Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Fokus Pengamanan di Ibu Kota Provinsi
Secara khusus di Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT, Polda NTT dan Polresta Kupang Kota mengerahkan kekuatan gabungan yang signifikan. Sebanyak 377 personel diterjunkan untuk mengamankan 29 titik lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri.
Pengamanan di Kota Kupang ini bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat agar dapat beribadah dengan tenang dan aman. Langkah-langkah preventif dan responsif telah disiapkan untuk menghadapi segala kemungkinan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kehadiran personel gabungan di lokasi-lokasi strategis ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal ini juga menunjukkan kesiapan aparat dalam mendukung setiap kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang.
Apresiasi dan Imbauan untuk Masyarakat
Kabid Humas Polda NTT menekankan bahwa keberhasilan pengamanan Perayaan Idul Fitri 1447 H ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat. Partisipasi warga dalam menjaga ketertiban selama pelaksanaan ibadah sangat krusial dan patut diapresiasi.
Polda NTT juga mengimbau agar masyarakat terus menjaga semangat kebersamaan dan ketertiban selama rangkaian perayaan Idul Fitri masih berlangsung. Hal ini penting untuk memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan damai,” tutup Kombes Pol Henry Novika Chandra. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan warga dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi semua.
Sumber: AntaraNews