Kapolri Tunjuk Brigjen Polisi Faizal Sebagai Wakapolda NTT, Gantikan Pejabat Lama

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Brigjen Polisi Faizal sebagai Wakapolda NTT, gantikan Brigjen Polisi Baskoro Tri Prabowo yang pensiun. Penunjukan ini diharapkan bawa penyegaran dan peningkatan kinerja Polda NTT.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kapolri Tunjuk Brigjen Polisi Faizal Sebagai Wakapolda NTT, Gantikan Pejabat Lama
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Brigjen Polisi Faizal sebagai Wakapolda NTT, gantikan Brigjen Polisi Baskoro Tri Prabowo yang pensiun. Penunjukan ini diharapkan bawa penyegaran dan peningkatan kinerja Polda NTT. (AntaraNews)

Kupang – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Brigjen Polisi Faizal sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT). Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tanggal 7 Mei 2026. Berita ini diumumkan pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Brigjen Polisi Faizal akan menggantikan Brigjen Polisi Baskoro Tri Prabowo. Pejabat lama dimutasikan sebagai Pati Polda NTT dalam rangka memasuki masa pensiun. Pergantian ini bagian dari dinamika organisasi Polri untuk penyegaran dan pembinaan karier personel.

Kepala Bidang Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra di Kupang menyampaikan, mutasi jabatan adalah hal wajar. Langkah ini bertujuan meningkatkan kinerja institusi. Selain itu, mutasi juga menjawab tantangan tugas yang terus berkembang di kepolisian.

Dinamika Mutasi di Tubuh Polri

Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan sebuah keniscayaan yang terjadi secara berkala. Proses ini bukan hanya sekadar pergantian posisi, melainkan juga strategi organisasi untuk memastikan efektivitas dan efisiensi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Setiap personel memiliki kesempatan untuk mengembangkan karier dan pengalaman di berbagai bidang.

Komisaris Besar Polisi Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa mutasi adalah bentuk penyegaran organisasi. Selain itu, mutasi juga berfungsi sebagai pengembangan karier bagi personel, sekaligus untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang di lapangan. Hal ini memastikan bahwa setiap posisi strategis diisi oleh individu yang paling sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Penunjukan Brigjen Polisi Faizal sebagai Wakapolda NTT ini mencerminkan komitmen Polri dalam melakukan rotasi. Rotasi ini diharapkan dapat membawa perspektif baru dan inovasi dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah NTT. Polri terus berupaya adaptif terhadap perubahan dan tuntutan zaman.

Profil dan Harapan untuk Wakapolda Baru

Brigjen Polisi Faizal sebelumnya menjabat sebagai Dirgakkum Korlantas Polri, sebuah posisi yang sangat strategis dalam penegakan hukum lalu lintas. Pengalaman beliau di tingkat nasional ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi Polda NTT. Keahliannya di bidang lalu lintas dan penegakan hukum akan sangat relevan dengan kondisi geografis dan sosial di NTT.

Pimpinan Polda NTT menyambut baik kehadiran Brigjen Polisi Faizal sebagai Wakapolda NTT yang baru. Mereka meyakini bahwa pengalaman yang dimiliki Brigjen Polisi Faizal akan membawa dampak positif. Hal ini terutama dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami optimistis dengan pengalaman yang dimiliki Brigjen Polisi Faizal selama bertugas di tingkat nasional, beliau dapat memperkuat sinergi internal maupun pelayanan Polri kepada masyarakat di NTT,” ujar Henry. Pernyataan ini menunjukkan tingginya harapan terhadap kepemimpinan baru untuk membawa perubahan positif.

Apresiasi untuk Pejabat Lama

Pada kesempatan yang sama, Polda NTT juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Brigjen Polisi Baskoro Tri Prabowo. Dedikasi dan pengabdian beliau selama menjabat sebagai Wakapolda NTT telah memberikan banyak kontribusi bagi institusi dan masyarakat.

Brigjen Polisi Baskoro Tri Prabowo telah menjalankan tugasnya dengan baik, turut serta dalam menjaga stabilitas keamanan di NTT. Pengabdiannya akan selalu dikenang sebagai bagian penting dari sejarah Polda NTT. Masa pensiun yang akan dijalaninya merupakan waktu untuk menikmati hasil kerja keras selama bertahun-tahun.

Pelepasan pejabat lama dan penyambutan pejabat baru ini menjadi momen penting bagi Polda NTT. Transisi kepemimpinan diharapkan berjalan lancar, memastikan kesinambungan program kerja dan peningkatan kualitas pelayanan Polri di Nusa Tenggara Timur.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi