Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Polisi dalam Aksi Curanmor di Bandarlampung
Polda Lampung intensif memburu pelaku penembakan polisi saat aksi curanmor di Bandarlampung. Insiden tragis ini menewaskan seorang anggota Polri.
Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Lampung saat ini tengah memburu dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terlibat dalam insiden penembakan. Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan ZA Pagaralam, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung, pada Sabtu pagi. Seorang anggota polisi menjadi korban dalam aksi kejahatan tersebut.
Brigadir AS, anggota kepolisian, meninggal dunia setelah ditembak oleh salah satu pelaku curanmor. Penembakan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB ketika Brigadir AS mencoba menegur para pelaku yang merusak kunci sepeda motor. Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung namun nyawanya tidak tertolong.
Tim khusus gabungan dari Polda Lampung, Polresta Bandarlampung, dan Polsek Labuhan Ratu telah dikerahkan. Mereka bertekad menangkap kedua pelaku yang bertanggung jawab atas penembakan ini. Kasus ini menjadi prioritas utama untuk segera diungkap.
Kronologi Penembakan Tragis Brigadir AS
Insiden penembakan yang merenggut nyawa Brigadir AS bermula saat ia melihat gerak-gerik mencurigakan dua pria. Kedua pelaku tersebut sedang berusaha merusak kunci stir sepeda motor Honda Beat biru putih dengan nomor polisi BE 2826 NBM. Kendaraan itu terparkir di lokasi kejadian, Jalan ZA Pagaralam, Bandarlampung.
Brigadir AS, yang saat itu berada di sebuah toko, berinisiatif untuk menegur para pelaku curanmor. Namun, teguran tersebut justru direspons dengan tindakan brutal oleh salah satu pelaku. Tanpa peringatan, pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan.
Tembakan tersebut mengenai Brigadir AS, membuatnya seketika terkapar di lokasi kejadian. Dalam kondisi kritis, Brigadir AS segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan perawatan medis. Sayangnya, nyawa anggota kepolisian tersebut tidak dapat diselamatkan setelah sempat kritis.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Yuni Iswandari, membenarkan kejadian ini. Ia menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia setelah berjuang di rumah sakit. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus penembakan ini.
Perburuan Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
Setelah insiden tragis ini, aparat gabungan dari Polda Lampung, Polresta Bandarlampung, dan Polsek Labuhan Ratu segera bergerak cepat. Tim khusus telah dibentuk untuk melakukan penyelidikan mendalam dan memburu kedua pelaku penembakan. Fokus utama adalah menangkap para pelaku secepat mungkin.
Kombes Pol Yuni Iswandari menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian sedang bekerja keras. Mereka berupaya mengidentifikasi dan melacak keberadaan kedua pelaku curanmor yang menembak Brigadir AS. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap para pelaku kejahatan ini.
Beberapa barang bukti telah berhasil diamankan dari lokasi kejadian untuk mendukung proses penyelidikan. Barang bukti tersebut meliputi satu kunci T yang diduga digunakan pelaku untuk merusak kunci motor. Selain itu, satu unit motor yang hendak dicuri pelaku juga diamankan.
Pihak kepolisian juga mengamankan sepeda motor milik korban dan handphone korban sebagai bagian dari barang bukti. Semua bukti ini diharapkan dapat membantu mengungkap identitas pelaku dan mempercepat proses penangkapan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan informasi jika memiliki petunjuk.
Sumber: AntaraNews