Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Penembakan Hansip Cakung, Korban Tewas di Lokasi
Kepolisian telah memeriksa lima saksi terkait kasus penembakan Hansip Cakung yang menewaskan seorang petugas di Jakarta Timur, penyelidikan intensif terus dilakukan untuk mengungkap pelaku.
Kepolisian tengah mendalami kasus penembakan yang menewaskan seorang petugas Pertahanan Sipil (Hansip) di Cakung Barat, Jakarta Timur. Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (8/11) dini hari dan menyita perhatian publik. Penyelidikan intensif dilakukan untuk mengungkap dalang di balik peristiwa kekerasan ini.
Hingga Minggu (9/11), lima saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Para saksi ini merupakan individu yang berada di sekitar lokasi kejadian dan menyaksikan langsung rangkaian peristiwa. Keterangan mereka diharapkan dapat memberikan petunjuk penting bagi polisi.
Korban, yang diidentifikasi berinisial AS (42), ditemukan tewas di lokasi kejadian akibat luka tembak serius di bagian perut sebelah kiri. Pihak kepolisian berkomitmen untuk segera menangkap pelaku dan menuntaskan kasus penembakan yang merenggut nyawa penjaga keamanan lingkungan tersebut.
Penyelidikan Polisi Terus Berlanjut
Penyidik Polres Metro Jakarta Timur bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi. Selain itu, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk dianalisis lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Budi Hermanto menyampaikan, "Saat ini dari pihak Pasukan pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) dan masyarakat sekitar lebih kurang ada tiga sampai lima orang saksi yang sudah diambil keterangannya." Beliau menambahkan bahwa pengolahan barang bukti di lokasi kejadian juga sedang berlangsung.
Korban penembakan Hansip Cakung, AS (42), tewas di lokasi akibat luka tembak di bagian perut sebelah kiri. Polisi masih terus memburu pelaku dan berharap kasus ini dapat segera terungkap. "Tertembak bagian perut. Kita berharap dalam waktu dekat ini segera terungkap dan pelaku dapat tertangkap," ujar Budi.
Kronologi Kejadian Mencekam
Peristiwa penembakan Hansip ini terjadi pada Sabtu (8/11) sekitar pukul 03.30 WIB di Kampung Baru, Jalan Pelajar RT 07/RW 09, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung. Saat kejadian, korban AS sedang melaksanakan tugas jaga malam atau ronda bersama dua rekannya, T (48) dan R (58).
Berdasarkan keterangan saksi, Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro menyebutkan bahwa peristiwa bermula ketika korban memantau kamera pengawas (CCTV). Korban melihat dua orang mencurigakan di sekitar permukiman yang diduga hendak mencongkel sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan.
Melihat aktivitas mencurigakan tersebut, korban bersama dua rekannya segera bergerak menuju lokasi menggunakan sepeda motor bernomor polisi B 4244 UEE yang dikendarai oleh korban. Mereka berupaya mencegah aksi kejahatan yang sedang berlangsung.
Sesampainya di lokasi, korban langsung menabrakkan motornya ke arah kendaraan pelaku untuk mencegah keduanya kabur. Sempat terjadi perkelahian antara korban dan pelaku. Lalu terdengar suara tembakan sebanyak dua kali yang membuat korban terjatuh, dan kedua saksi langsung meminta pertolongan warga sekitar.
Sumber: AntaraNews