Hansip Ditembak Saat Gagalkan Aksi Pencurian Motor di Cakung, Korban Terluka Parah

Seorang Hansip di Cakung, Jakarta Timur, terluka parah setelah ditembak saat berupaya menggagalkan aksi pencurian motor. Insiden Hansip ditembak Cakung ini terjadi dini hari.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Hansip Ditembak Saat Gagalkan Aksi Pencurian Motor di Cakung, Korban Terluka Parah
Seorang Hansip di Cakung, Jakarta Timur, terluka parah setelah ditembak saat berupaya menggagalkan aksi pencurian motor. Insiden Hansip ditembak Cakung ini terjadi dini hari. (AntaraNews)

Seorang petugas Pertahanan Sipil (Hansip) di Cakung Barat, Jakarta Timur, mengalami luka tembak serius saat berupaya menggagalkan aksi pencurian sepeda motor. Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB, di Kampung Baru, Jalan Pelajar RT 07/RW 09.

Korban berinisial AS (42), yang juga seorang buruh harian lepas, sedang bertugas ronda malam bersama dua rekannya ketika melihat dua orang mencurigakan. Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro membenarkan kejadian ini setelah menerima laporan dari warga.

Insiden Hansip ditembak Cakung ini bermula saat AS memantau CCTV dan melihat upaya pencongkelan sepeda motor. Ia kemudian bersama rekannya langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk menghentikan aksi kejahatan tersebut.

Peristiwa tragis ini berlangsung pada Sabtu, 8 November, sekitar pukul 03.30 WIB di kawasan Kampung Baru, Cakung Barat. Korban AS, yang merupakan Hansip RW 09, sedang menjalankan tugas jaga malam bersama dua rekannya, T (48) dan R (58).

Melalui pantauan kamera pengawas (CCTV), AS melihat dua individu yang mencurigakan sedang berusaha mencongkel sepeda motor. Kedua pelaku tersebut diduga kuat hendak melakukan pencurian motor di area permukiman warga.

Tanpa ragu, AS bersama kedua rekannya segera bergegas menuju lokasi kejadian menggunakan sepeda motor bernomor polisi B 4244 UEE. Mereka bertekad untuk menghentikan aksi kejahatan yang sedang berlangsung di lingkungan mereka.

Setibanya di lokasi, AS langsung mengambil tindakan berani dengan menabrakkan sepeda motornya ke arah kendaraan pelaku pencurian sepeda motor. Tujuannya adalah untuk mencegah kedua pencuri tersebut melarikan diri dan menggagalkan upaya pencurian motor tersebut.

Setelah tabrakan, sempat terjadi perkelahian sengit antara korban AS dan para pelaku pencurian sepeda motor. Situasi menjadi sangat tegang ketika para Hansip ini berusaha keras melawan para penjahat.

Di tengah perkelahian, terdengar dua kali suara tembakan yang menggelegar. Suara tembakan ini seketika membuat AS terjatuh, menandakan bahwa ia telah menjadi korban penembakan.

Melihat kondisi AS yang terluka parah, kedua rekan Hansip lainnya, T dan R, segera mengamankan diri. Mereka kemudian bergegas meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk membantu AS yang tergeletak.

Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro mengonfirmasi detail kejadian ini. "Lalu terjadi suara tembakan sebanyak dua kali. Korban langsung terjatuh, saksi 1 dan saksi 2 selanjutnya mengamankan diri dan meminta pertolongan warga," ujar Widodo.

Korban penembakan di Cakung ini diidentifikasi sebagai AS (42), warga Kampung Sukapura, Kecamatan Cilincing. Selain bekerja sebagai buruh harian lepas, AS dikenal aktif membantu keamanan lingkungan sebagai anggota Hansip di RW 09.

Pihak kepolisian, melalui Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro, segera merespons laporan warga mengenai insiden ini. Petugas piket langsung diterjunkan ke lokasi kejadian di Kelurahan Cakung Barat untuk melakukan penyelidikan awal.

Saat ini, polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti tambahan. Penyelidikan mendalam terus dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku penembakan dan pencurian motor serta motif di balik tindakan keji tersebut.

Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib. Kasus penembakan Hansip di Cakung ini menjadi perhatian serius bagi aparat keamanan setempat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi