PMI Jatim Salurkan Rp10 Juta dan 180 Paket Sembako, Wujud Solidaritas Bantuan Gempa Sapudi Sumenep
PMI Jatim menyalurkan Bantuan Gempa Sapudi Sumenep berupa uang tunai dan sembako untuk meringankan beban korban. Solidaritas ini diharapkan mempercepat pemulihan warga terdampak.
Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur telah menyalurkan bantuan signifikan kepada korban gempa bumi di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian mendalam untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam.
Penyaluran Bantuan Gempa Sapudi Sumenep berupa uang tunai dan paket sembako ini dilakukan setelah gempa bumi. Gempa magnitudo 6,5 mengguncang wilayah tersebut pada 30 September 2025. Ketua Bidang Pengaduan Bencana PMI Provinsi Jawa Timur, Edi Indrayana, secara simbolis menyerahkan bantuan.
Bantuan tersebut diserahkan kepada pengurus PMI Sumenep. Selanjutnya, bantuan akan didistribusikan kepada para korban di tiga kecamatan yang mengalami kerusakan parah. Inisiatif ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan memenuhi kebutuhan dasar warga.
Detail Bantuan dan Sumber Donasi untuk Korban Gempa Sumenep
Bantuan yang disalurkan oleh PMI Jawa Timur untuk korban gempa di Pulau Sapudi, Sumenep, terdiri dari uang tunai dan paket sembako. Total 180 paket sembako dan uang tunai sebesar Rp10 juta berhasil terkumpul sebagai bagian dari Bantuan Gempa Sapudi Sumenep ini. Edi Indrayana menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil sumbangan dari berbagai pengurus PMI di Jawa Timur.
“Bantuan yang kami salurkan ini merupakan hasil sumbangan dari sejumlah pengurus PMI di Jawa Timur dan peran serta pihak ketiga,” kata Edi Indrayana di Sumenep, Jawa Timur, Senin.
Secara rinci, PMI Provinsi Jawa Timur menyumbangkan uang tunai sebesar Rp10 juta. Sementara itu, PMI Kota Surabaya berkontribusi dengan 100 paket sembako, PMI Kabupaten Sidoarjo dengan 50 paket sembako, dan PMI Kota Malang sebanyak 30 paket sembako. Seluruh Bantuan Gempa Sapudi Sumenep ini diserahkan kepada PMI Sumenep untuk kemudian disalurkan.
Semangat Gotong Royong dan Solidaritas PMI untuk Korban Gempa
Edi Indrayana menekankan pentingnya semangat gotong royong di antara seluruh PMI kabupaten dan kota di Jawa Timur. Hal ini sebagai bentuk solidaritas dalam membantu warga yang terdampak bencana, seperti penyaluran Bantuan Gempa Sapudi Sumenep. Ia berharap semangat kebersamaan ini terus menjadi kekuatan utama PMI.
“PMI Jawa Timur mendorong agar seluruh PMI kabupaten dan kota di provinsi itu saling membantu dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi kekuatan PMI,” ujarnya.
Ketua PMI Kabupaten Sumenep, Edi Rasiyadi, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh PMI Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya di Pulau Sapudi, yang mengalami kerusakan rumah terbanyak.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat terdampak gempa, khususnya di Pulau Sapudi, yang menjadi wilayah terbanyak warga mengalami kerusakan rumah,” tutur Edi Rasiyadi.
Penyaluran Tepat Sasaran dan Dampak Gempa di Sumenep
Untuk memastikan Bantuan Gempa Sapudi Sumenep tersalurkan secara tepat sasaran, PMI Kabupaten Sumenep menyerahkan sepenuhnya proses distribusi kepada pihak terkait. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan menjadi garda terdepan dalam penyaluran ini.
“PMI Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan ini kepada warga terdampak melalui dua perangkat daerah itu supaya penerimanya tepat sasaran," kata Edi Rasiyadi.
Gempa bumi magnitudo 6,5 yang melanda Pulau Sapudi pada 30 September 2025 sekitar pukul 23.49 WIB menyebabkan kerusakan signifikan. Tercatat 374 bangunan mengalami kerusakan di tiga kecamatan: Nonggunong, Gayam, dan Talango.
Rincian kerusakan bangunan tersebut meliputi:
Pemerintah Kabupaten Sumenep sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan perbaikan rumah dan menerjunkan tim gabungan untuk membantu pembangunan kembali rumah warga yang rusak.
Sumber: AntaraNews