Petani di Lampung Barat Tewas Diduga Diserang Harimau di Kawasan TNBBS
Kapolres Lampung Barat, AKBP Rinaldo Aser, membenarkan penemuan jasad korban yang diduga kuat menjadi korban serangan harimau liar.
Konflik antara manusia dan satwa liar kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Lampung Barat.
Seorang petani kopi bernama Ujang Samsudin (35), warga Pemangku Sinar Harapan (Kayuare), Pekon Suoh, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan pada Kamis (7/8) malam.
Kapolres Lampung Barat, AKBP Rinaldo Aser, membenarkan penemuan jasad korban yang diduga kuat menjadi korban serangan harimau liar.
"Benar, sekarang anggota dan pihak terkait masih berada di lokasi kejadian," ujar Rinaldo, Jumat (8/8).
Menurut keterangan saksi dan pihak keluarga, Ujang terakhir kali berkomunikasi pada sore hari sebelum berangkat ke kebun. Namun hingga malam hari, ia tak kunjung kembali. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian dan menemukan sepeda motor serta topi milik korban di sekitar area kebun.
"Setelah pencarian bersama warga, jenazah korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kebun dalam keadaan meninggal dunia. Dugaan kuat korban diserang harimau di wilayah Talang Seluangan, Dusun Sinar Harapan, Pekon Suoh," jelas Rinaldo.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga mengerumuni jenazah Ujang yang telah ditutup dengan kain sarung, memperlihatkan suasana duka yang mendalam di lokasi kejadian.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Peristiwa ini menambah daftar panjang konflik antara manusia dan satwa liar di kawasan konservasi TNBBS.