Badan dan Kaki Hilang, Seorang Pria Tewas Tinggal Kepala di Tengah Hutan Lampung
Pria tersebut ditemukan hanya pada bagian kepala saja. Sementara tubuhnya dari leher hingga kaki hilang tanpa jejak.
Seorang pria ditemukan tak bernyawa dengan kondisi hanya tersisa kepala didalam kawasan Hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Diduga, korban tewas akibat diserang oleh seekor Harimau Sumatera.
Berdasarkan informasi dihimpun merdeka.com, pria tersebut merupakan seorang perambah yang tengah menggarap di kawasan Hutan TNBBS di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat dan ditemukan pada Selasa pagi (27/5) pukul 09.00 WIB.
Pria tersebut ditemukan hanya pada bagian kepala saja. Sementara tubuhnya dari leher hingga kaki hilang tanpa jejak.
Kepala Balai Besar TNBBS, Hifzon Zawahiri pun membenarkan adanya peristiwa yang terjadi dikawasan TNBBS itu.
“Benar, ada seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kawasan hutan TNBBS, kuat dugaan karena diserang oleh Harimau Sumatera," katanya, Selasa (27/5).
5 Jatuh Korban
Ia juga menjelaskan, pria tersebut merupakan perambah yang akan menggarap kawasan hutan TNBBS.
“Dari informasi yang didapat korban ini merupakan perambah, untuk data kami masih menunggu anggota yang masih di lapangan,” tutur dia.
Dengan ditemukannya mayat pria ini menambah deretan kasus konflik antara manusia dan Harimau Sumatera di kawasan TNBBS Kabupaten Lampung Barat.
Tercatat sejak akhir tahun 2024 hingga pertengahan 2025 ini, sudah ada 5 orang tewas akibat diserang harimau.
Identitas Korban
Dari video yang diterima, sejumlah warga tampak sedang memeriksa yang duga kepala korban yang diketahui bernama Sudarso (50) warga Desa Karang Randu, Kelurahan Jumuh Gedung Jati, Kecamatan Gerobokan, Provinsi Jawa Tengah.
Komandan Komandan Distrik Militer (Kodim) 0422 Lampung Barat, Letkol Rinto Wijaya mengatakan, saat ini anggota gabungan tengah melakukan proses evakuasi terhadap kepala korban yang ditemukan.
"Korban diketahui bernama Sudarso warga Jawa Tengah, jadi korban ini merupakan petani yang merambah kawasan hutan TNBBS, dan Saat ini masih dalam proses evakuasi," katanya.
Rinto juga membenarkan bahwa tewasnya Sudarsono akibat diserang oleh binatang buas Harimau Sumatera.
"Memang ditemukan adanya jejak Harimau. Kuat dugaan yang bersangkutan diserang oleh hewan tersebut,” jelasnya.
Sementara Peratin Pekon Sumber Alam, Husain, mengatakan bahwa korban merupakan penggarap kebun kopi musiman di wilayah Pekon Sukadamai, Talang Lobang, dan tinggal terpisah dari sang adik yang juga berkebun di lokasi yang sama.
“Selama ini, korban ini dikenal sebagai penduduk musiman dan tinggal sendiri di sebuah gubuk kecil. Sudah dua hari tidak terlihat beraktivitas dan akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan,” katanya.