Tragis, Pemancing di Musi Rawas Tewas Dicabik Harimau
Korban awalnya pamit ke keluarga memancing, Jumat (27/2). Namun sampai malam korban belum juga pulang yang membuat keluarga khawatir.
Seorang pemancing berinisial AN (40) ditemukan tewas dengan kondisi mengerikan di pinggir sungai, diduga kuat menjadi korban serangan harimau, kata sumber kepolisian setempat. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat sekitar dan memicu upaya pencarian serta pengamanan wilayah oleh pihak berwenang.
Kejadian itu sontak membuat warga heboh. Mereka menunda berangkat ke kebun dan beraktivitas di sekitar lokasi karena khawatir terjadi serangan ulang.
Korban awalnya pamit ke keluarga memancing, Jumat (27/2). Namun sampai malam korban belum juga pulang yang membuat keluarga khawatir.
Histeris
Dibantu warga, keluarga menelusuri Sungai Bal Desa Pasenan, Suku Tengah Lakitan Ulu Terawas, Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pada malam pencarian tak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Pagi tadi, Sabtu (28/2), mereka dibuat histeris menemukan sesosok mayat terkapar di pinggir sungai. Kondisinya mengenaskan sehingga sulit dikenali.
Keluarga meyakini mayat itu adalah korban berdasarkan ciri-ciri dan barang-barang yang tertinggal di sekitar lokasi. Korban dibawa ke rumah duka di Kecamatan Selangit untuk dimakamkan.
"Korban adalah warga kami yang pergi memancing. Lukanya sangat memprihatinkan," ungkap Camat Selangit Misbahudin Lubis.
Luka Tercabik-cabik
Misbahudin menyebut korban mengalami banyak luka tercabik-cabik. Tangan dan kepala putus dengan kondisi nyaris hancur akibat gigitan binatang buas.
Dari kondisi luka demikian, korban diduga tewas akibat serangan harimau. Terlebih di sekitar sungai merupakan hutan lebat dan menjadi habitat raja hutan.
"Tubuh korban luka tercabik-cabik mulai dari kaki sampai kepala, sulit dikenali. Dari luka gigit dan cakar, dugaan sementara korban tewas akibat serangan harimau," katanya.