Tragedi di Bukit Mongkrang, Pendaki Hilang 21 Hari Ditemukan Tak Bernyawa
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno membenarkan kabar ditemukannya warga (26), warga Desa Gawanan.
Setelah 21 hari dinyatakan hilang, tim relawan gabungan berhasil menemukan jenazah pendaki Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Jawa Tengah. Korban, Yazid Ahmad Firdaus, ditemukan Selasa (9/2) pukul 08.45 WIB di sekitar aliran sungai kawasan Bukit Mongkrang.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno membenarkan kabar ditemukannya warga (26), warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar. Hendro memastikan penemuan korban dilakukan oleh relawan gabungan yang sejak awal terlibat dalam operasi pencarian.
"Iya benar, korban sudah ditemukan tadi pagi sekitar jam 8.50 WIB. Korban ditemukan bersama oleh teman-teman relawan gabungan," ujar Hendro kepada awak media.
Jasad Korban Ditemukan di Lokasi
Dikataksn Hendro, jasad korban ditemukan di lokasi yang cukup sulit dijangkau. Medan di sekitar sungai tersebut dikenal terjal, licin, dan memiliki tingkat risiko tinggi bagi tim pencari.
"Jalurnya memang ekstrem, di aliran sungai. Jadi butuh kehati-hatian,” katanya.
Hendro menjelaskan, lokasi penemuan korban memang menjadi salah satu tantangan utama selama proses pencarian. Tim relawan gabungan harus menyusuri jalur pendakian, lembah, hingga aliran sungai untuk memastikan tidak ada titik yang terlewat.
"Korban kita Temukan dalam kondisi masih relatif utuh. Identitas pribadi, sepatu dan kaos kaki, juga ditemukan di sekitar lokasi. Sehingga proses identifikasi lebih mudah sebelum dilakukan evakuasi," katanya.
Proses Evakuasi
Usai ditemukan, lanjut Hendro, pihaknya segera menghubungi tim yang berada di pos atas untuk memastikan proses evakuasi dapat dilakukan secara aman dan terkoordinasi.
"Masih dilakukan proses evakuasi oleh tim SAR dan BPBD dari lokasi penemuan menuju titik bawah. Kami lakukan secara bertahap mengingat medan yang sulit," terangnya.
Yasid Ahmad Firdaus (26) warga Perum Angsana, Desa Gawanan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah hilang saat mendaki Gunung Lawu melalui jalur Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmngu. Yasid dinyatakan hilang setelah mendaki gunung di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur itu sejak Minggu 18 Januari 2026.
Operasi pencarian yang dilakukan dengan melibatkan tim SAR selama 14 hari, namun tidak membuahkan hasil. Pencarian korban pun akhirnya dihentikan.
Faktor cuaca menjadi salah satu penghambat proses pencarian. Angin kencang menghambat penggunaan drone dalam pencarian.
"Dron beberapa kali batal terbang karena faktor angin. Angin di atas sangat kencang dan tidak stabil," ungkap Koordinator SAR Pos Mongkrang, Yohan Tri Anggoro.
Kronologi Hilang
Orang tua Yasid Ahmad Firdaus, Sapto Mulyono mengungkapkan kronologi keberangkatan putranya ke Gunung Lawu. Dauz sapaan akrab Yasid, diketahui pamit mendaki bersama rekan-rekannya sejak Sabtu (17/1)malam dengan membawa perlengkapan yang cukup memadai.
Keluarga mulai merasa khawatir saat mendapat kabar dari rekan Dauz bahwa putra ketiga mereka belum kembali hingga Minggu dini hari. Informasi resmi mengenai hilangnya Dauz baru diterima pihak keluarga dari tim relawan pada Sabtu petang berikutnya.
Sapto menyebut putranya sebenarnya merupakan pendaki yang sudah berpengalaman dan sering melakukan aktivitas trail run di jalur Mongkrang. Bahkan, Yazid dikenal memiliki kondisi fisik yang sangat fit karena rutin berlatih renang dan lari.
“Anak kami sudah lebih dari 5 kali ke Mongkrang dan fisiknya sedang optimal. Kami berterima kasih kepada pemerintah dan ratusan relawan yang membantu mencari putra kami,” kata Sapto.
Lanjut Sapto, pihak keluarga sempat mengecek sinyal GPS dari perangkat komunikasi maupun jam tangan pintar milik korban saat ini tidak dapat terlacak. Meski demikian, keluarga tetap optimis dan menyerahkan sepenuhnya proses pencarian kepada tim gabungan yang ada di lapangan.
“Harapan kami sebagai orang tua tentu yang terbaik. Kami sangat bersyukur atas bantuan ratusan relawan yang digerakkan untuk pencarian ini,” ungkap Sapto.