Pendaki Hilang di Gunung Lawu, Bupati Karanganyar akan Evaluasi Jalur Bukit Mongkrang
Operasi pencarian yang dilakukan dengan melibatkan tim SAR hingga belum membuahkan hasil.
Yasid Ahmad Firdaus (26) warga Perum Angsana, Desa Gawanan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah hilang saat mendaki Gunung Lawu melalui jalur Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu. Yasid dinyatakan hilang pada Minggu (18/1), setelah mendaki gunung di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur itu.
Operasi pencarian yang dilakukan dengan melibatkan tim SAR hingga belum membuahkan hasil. Faktor cuaca menjadi salah satu penghambat proses pencarian. Angin kencang menghambat penggunaan drone dalam pencarian.
Hilangnya Yasid mendapatkan perhatian khusus dari Bupati Karanganyar, Rober Christanto. Rober berjanji untuk berupaya penuh dalam upaya pencarian. Termasuk dengan mengerahkan berbagai sumber daya.
Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan dukungan teknologi drone. Selain itu, personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga relawan gabungan terus disiagakan di lapangan untuk menyisir titik-titik yang dianggap rawan.
Rober berharap agar survivor dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat walafiat. Kejadian ini juga menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan jalur pendakian di wilayah tersebut.
"Kami berharap pendaki segera ditemukan sehat. Ke depan, kami dorong evaluasi agar pendaki pemula benar-benar didampingi oleh relawan atau petugas," ujar Rober Christanto saat peninjauan posko di lokasi.
Avaluasi Memastikan Pendaki Tidak Tersesat
Dikatakan Rober, evaluasi ini bertujuan untuk memastikan setiap pendaki, khususnya pemula, mendapatkan panduan yang memadai agar tidak tersesat. "Pemerintah daerah ingin menjamin keamanan setiap wisatawan yang berkunjung ke objek wisata pendakian di lereng Gunung Lawu," ungkapnya.
"Evaluasi ini penting agar tidak ada kejadian serupa terulang kembali. Jika ada pendaki pemula, maka harus ada pendampingan agar mereka tetap selamat,” imbuh Rober.
Untuk mendukung pencarian, lanjut Rober, Pemkab Karanganyar juga telah mengerahkan drone dari Diskominfo guna memetakan area dari udara. Seluruh elemen mulai dari BPBD hingga pihak terkait bergerak bersama untuk melakukan mitigasi dan pencarian secara efektif.
"Semua bergerak untuk mitigasi bencana ini agar tidak ada kejadian lagi. Kami sudah siapkan semua, termasuk pemetaan tempat-tempat rawan oleh BPBD," pungkasnya.