Persija Gagal Menang di JIS, Mauricio Sesalkan Kurangnya Kontrol Permainan
Persija Jakarta kembali gagal meraih poin penuh di kandang setelah ditahan imbang Borneo FC 2-2 di JIS, Selasa, dengan pelatih Mauricio Souza menyesalkan timnya Persija Gagal Menang karena kurangnya kontrol permainan.
Persija Jakarta harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 oleh Borneo FC dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Selasa. Hasil ini membuat Macan Kemayoran kembali membuang poin penuh di kandang sendiri.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengungkapkan kekecewaannya atas performa tim. Ia secara khusus menyoroti kurangnya kontrol permainan setelah timnya berhasil mencetak gol.
Menurut Mauricio, ketidakmampuan mengendalikan pertandingan menjadi penyebab utama Borneo FC mampu menyamakan kedudukan dua kali. Ini menjadi evaluasi penting bagi timnya.
Evaluasi Mauricio Souza atas Kontrol Permainan
Mauricio Souza menyatakan kebingungannya mengapa timnya kehilangan fokus setelah mencetak gol. "Dan ya, jangan tanya sama saya, saya tidak tahu kenapa tapi tim kita pas cetak gol itu mulai tidak fokus," ujar Mauricio dalam jumpa pers pasca laga di JIS, Selasa.
Setelah gol pembuka Gustavo Almeida di menit ke-46, Persija kehilangan dominasi. Hal ini memungkinkan Juan Villa menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-62. Situasi serupa terulang setelah gol kedua Persija.
Pelatih asal Brasil ini menekankan pentingnya menjaga konsentrasi dan kontrol pertandingan. Tim harus belajar mempertahankan keunggulan dan tidak memberi celah bagi lawan untuk bangkit.
Performa Individu dan Peluang Terbuang
Gustavo Almeida sempat membawa Persija unggul lebih dulu di menit ke-46, menunjukkan ketajamannya di lini depan. Fabio Calonego kemudian mencetak gol indah dari jarak jauh pada menit ke-75, membawa Persija kembali memimpin 2-1.
Mauricio Souza memberikan pujian khusus untuk Fabio Calonego yang tampil luar biasa dan mencetak gol berkelas. "Fabio membuat satu lagi pertandingan dengan penampilan bagus menurut pandangan saya. Fabio luar biasa lagi di pertandingan ini," puji Mauricio. Gol ini adalah yang kedua bagi Fabio dengan cara serupa, setelah sebelumnya mengamankan kemenangan 3-2 atas Malut United di laga terakhir.
Sayangnya, Persija gagal memanfaatkan banyak peluang emas untuk menyegel kemenangan di waktu normal. Penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat beberapa kesempatan terbuang sia-sia.
Kelengahan ini dimanfaatkan oleh Pesut Etam, yang berhasil mencetak gol penyama kedudukan 2-2 di menit ke-90+4 melalui sepakan bola rebound dari pemain pengganti Ikhsan Zikrak.
Dampak Hasil Imbang pada Klasemen Liga
Kegagalan Persija meraih kemenangan penuh ini membuat mereka tidak mampu mendekati pemuncak klasemen. Persib Bandung, yang sebelumnya juga kehilangan poin, tetap berada di atas.
Saat ini, Persija Jakarta tertahan di peringkat kedua dengan koleksi 51 poin. Mereka terpaut tiga poin dari Persib Bandung, yang memiliki satu laga lebih banyak.
Hasil imbang ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di papan atas BRI Super League 2025/2026. Setiap poin menjadi krusial dalam perebutan gelar juara musim ini.
Sumber: AntaraNews