Mauricio Souza Akui Persija Sangat Terpukul setelah Gagal Juara BRI Super League
Persija Jakarta diprediksi akan menyelesaikan BRI Super League 2025/2026 dengan menduduki posisi ketiga dalam klasemen akhir.
Persija Jakarta menghadapi BRI Super League 2025/2026 dengan performa yang kurang memuaskan. Tim yang dikenal dengan julukan Macan Kemayoran ini diperkirakan hanya akan menempati posisi ketiga di klasemen akhir liga tertinggi Indonesia. Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengungkapkan bahwa para pemainnya merasa sangat kecewa setelah menyadari bahwa mereka gagal meraih gelar juara di kompetisi tersebut. Meskipun demikian, Souza tetap optimis bahwa timnya seharusnya bisa tampil lebih baik dan mendapatkan peringkat yang lebih tinggi di klasemen.
"Tanpa ragu sedikit pun bahwa kami semua cukup terpukul karena tidak berhasil mencapai target pertama kita. Kami yakin bahwa kami seharusnya bisa berada di posisi yang lebih baik di klasemen ini," ujar Mauricio Souza dalam sesi konferensi pers jelang laga melawan Persik Kediri, Jumat (15/5/2026). Dengan keyakinan tersebut, Souza berharap timnya dapat memperbaiki performa di sisa pertandingan dan meraih hasil yang lebih baik di masa depan.
Maksimalkan dua pertandingan yang tersisa
Persija Jakarta masih memiliki dua pertandingan tersisa di BRI Super League 2025/2026. Pelatih Mauricio Souza menegaskan bahwa timnya akan berjuang keras untuk meraih kemenangan dalam kedua laga tersebut. "Tapi, tim saya ini sangat profesional. Mereka tahu klub apa yang mereka wakili, yakni Persija," ungkapnya. Menurutnya, para pemain menyadari bahwa tidak ada pilihan lain selain meraih kemenangan. "Kami tahu bahwa di sini tidak ada hasil lain, pilihannya hanya menang dan menang," ujarnya.
Souza juga menyampaikan harapannya agar tim dapat melupakan hasil yang telah berlalu dan fokus pada pertandingan mendatang. "Jadi, kami sudah bisa menerima konsekuensinya dan saya harap besok kami bisa melupakan apa yang telah berlalu dan hanya fokus pada pertandingan," lanjut pelatih asal Brasil itu. Dengan semangat tersebut, diharapkan Persija Jakarta dapat memberikan performa terbaiknya dalam sisa pertandingan demi mencapai tujuan yang diinginkan.
Masa Depan
Mauricio Souza hanya diikat kontrak selama satu musim oleh Persija Jakarta. Dengan demikian, kontrak mantan pelatih Madura United ini akan berakhir bersamaan dengan selesainya BRI Super League 2025/2026. Saat ini, banyak berita yang beredar mengenai kondisi Mauricio Souza. Beberapa anggota Jakmania menginginkan agar pelatih asal Brasil ini meninggalkan Jakarta.
Akan tetapi, terdapat juga kemungkinan lain yang dapat dipertimbangkan oleh manajemen Persija Jakarta untuk memperpanjang kontrak kerja sama dengan Mauricio Souza. Opsi ini tentu saja akan dipertimbangkan dengan matang, mengingat situasi dan performa tim saat ini. Keputusan ini akan sangat bergantung pada hasil yang dicapai oleh tim di liga dan respon dari para penggemar.