Perkuat Sinergitas Polres Karimun dengan Lintas Sektor, Kapolres Baru Prioritaskan Penegakan Hukum Optimal
Kapolres Karimun yang baru, AKBP Yunita Stevani, langsung tancap gas memperkuat sinergitas Polres Karimun dengan Kejaksaan, FKUB, dan MUI demi penegakan hukum yang optimal dan kamtibmas kondusif.
AKBP Yunita Stevani resmi menjabat sebagai Kapolres Karimun, Polda Kepulauan Riau, awal tahun 2026. Ia langsung memprioritaskan penguatan sinergitas penegakan hukum dengan berbagai lintas sektor di wilayah tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan optimal.
Sebagai pejabat baru, AKBP Yunita segera membangun komunikasi dan silaturahmi dengan Kejaksaan Negeri Karimun. Selain itu, ia juga mengunjungi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karimun. Kunjungan ini bertujuan mempererat kerja sama antar lembaga.
Penguatan sinergitas ini diharapkan dapat menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif. Kapolres menekankan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga kerukunan dan toleransi. Hal ini krusial untuk mencegah potensi konflik sosial.
Optimalisasi Penegakan Hukum Melalui Kolaborasi Lintas Sektor
AKBP Yunita Stevani, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Bintan, kini resmi memimpin Polres Karimun menggantikan AKBP Robby Topan Manusiwa. AKBP Robby dipromosikan sebagai Wadireskrimum Polda Kepri. Sebagai pejabat baru di Karimun, Yunita berharap sinergitas antara kepolisian dan Kejaksaan semakin solid.
Solidnya sinergitas ini penting agar pelaksanaan tugas penegakan hukum dapat berjalan optimal. Pernyataan ini disampaikan Yunita dalam keterangannya yang dikonfirmasi di Batam. Langkah awal Yunita di Karimun adalah membangun komunikasi secara langsung dengan instansi terkait.
Pendekatan kolaboratif ini menunjukkan komitmen kuat terhadap kinerja kepolisian. Sinergitas yang terjalin erat antara institusi penegak hukum menjadi fondasi utama. Hal ini untuk mewujudkan keadilan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Peran Tokoh Agama dalam Menjaga Kamtibmas dan Kerukunan
Selain menjalin komunikasi dengan Kejaksaan Negeri Karimun, AKBP Yunita juga mendatangi FKUB dan MUI Kabupaten Karimun. Dalam kunjungan tersebut, ia bertemu dengan sejumlah tokoh agama setempat. Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk membahas isu-isu strategis.
Yunita menekankan peran vital tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif. Tokoh agama memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini dan perilaku masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi dengan mereka sangat diperlukan.
Kapolres berharap FKUB dan MUI terus bersinergi bersama Polres Karimun. Sinergi ini bertujuan mencegah potensi konflik sosial. Selain itu, diharapkan dapat menangkal paham-paham yang dapat mengganggu persatuan.
Tren Penurunan Kasus Kriminalitas dan Narkoba di Karimun
Polres Karimun mencatat penurunan signifikan tindak pidana yang terjadi sepanjang tahun 2025. Pada tahun tersebut, terdapat 53 kasus tindak pidana yang berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Karimun. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan 133 kasus yang terjadi pada tahun 2024.
Dari total 53 kasus tindak pidana yang terjadi selama tahun 2025 itu, sebanyak 47 kasus berhasil diselesaikan. Ini menunjukkan efektivitas kinerja kepolisian dalam penanganan kasus. Tingkat penyelesaian kasus yang tinggi menjadi indikator positif upaya penegakan hukum.
Dalam upaya pemberantasan narkoba, Polres Karimun menangani 49 kasus di tahun 2025. Jumlah ini juga mengalami penurunan dibandingkan 56 kasus pada tahun 2024. Penurunan ini mencerminkan keberhasilan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkotika.
Dari 49 kasus tersebut, penyidik mengamankan barang bukti narkoba yang cukup besar. Barang bukti tersebut meliputi 440,58 gram ganja, 3.946,39 gram sabu, 160,5 butir pil ekstasi, serta 1 butir pil happy five. Ini adalah hasil nyata dari kerja keras dalam memberantas kejahatan narkoba di wilayah Karimun.
Sumber: AntaraNews