Pengumpulan ZIS Baznas Berau Capai Rp2,2 Miliar, Perkuat Pengentasan Duafa
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Berau berhasil mengumpulkan Pengumpulan ZIS Baznas Berau sebesar Rp2,2 miliar selama Ramadan, dana ini akan digunakan untuk berbagai program pengentasan duafa yang inovatif dan berkelanjutan.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, berhasil menghimpun zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp2,2 miliar. Pengumpulan dana ini dilakukan selama bulan suci Ramadan untuk mendukung berbagai program sosial.
Dana signifikan tersebut akan dialokasikan secara khusus guna mengentaskan kemiskinan di kalangan duafa di wilayah Berau. Komitmen Baznas Berau memastikan penyaluran dana tepat sasaran demi dampak nyata.
Ketua Baznas Berau, Muhammad Gazali, menyatakan bahwa jumlah ini masih berpotensi bertambah mengingat periode Ramadan belum berakhir. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam berdonasi dan berpartisipasi aktif.
Inovasi Program Pengentasan Kemiskinan oleh Baznas Berau
Baznas Berau meluncurkan beragam inisiatif strategis untuk membantu kaum duafa agar lebih berdaya dan mandiri. Salah satu program unggulan adalah Zakat Community Development (ZCD) yang fokus pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui ZCD, para pelaku UMKM dibantu untuk membuka atau mengembangkan bisnis mereka, sehingga mampu meningkatkan produktivitas. Pendekatan ini bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi serta mengurangi ketergantungan.
Selain itu, Baznas Berau juga menyediakan bantuan motor gerobak bagi para pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan mobilitas. Bantuan ini memungkinkan mereka memperluas jangkauan pemasaran produk, sehingga potensi pendapatan pun meningkat signifikan.
Program lain yang tak kalah penting adalah Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) untuk kaum duafa. Program ini menargetkan perbaikan atau pembangunan rumah bagi duafa yang kondisi tempat tinggalnya tidak layak, sebagai indikator penting pengentasan kemiskinan.
Dukungan Berbagai Pihak dalam Pengumpulan ZIS Berau
Pengumpulan ZIS sebesar Rp2,2 miliar ini merupakan hasil kontribusi dari berbagai elemen masyarakat dan korporasi. Keterlibatan banyak pihak menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan sosial di Kabupaten Berau.
Secara rinci, infak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyumbang Rp500 juta, sementara CSR PT Berau Coal memberikan kontribusi terbesar dengan Rp1,3 miliar. Dukungan ini sangat vital bagi keberlanjutan program Baznas.
Pihak lain yang turut berpartisipasi meliputi PT Buma dengan Rp25 juta, Swalayan Unggul Rp100 juta, dan PT Lati Tanjung Harapan Rp15 juta. Penerimaan langsung melalui konter Baznas juga mencapai Rp104 juta dari masyarakat.
Muhammad Gazali menegaskan komitmen Baznas Berau untuk menjaga kepercayaan publik dengan menyalurkan setiap dana ZIS secara transparan dan tepat sasaran. Optimisme tinggi diungkapkan Baznas terhadap peran zakat dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan masyarakat.
- Infak Pemkab Berau: Rp500 juta
- CSR PT Berau Coal: Rp1,3 miliar
- PT Buma: Rp25 juta
- Swalayan Unggul: Rp100 juta
- PT Lati Tanjung Harapan: Rp15 juta
- Penerimaan melalui konter Baznas: Rp104 juta
Sumber: AntaraNews