Pejabat Lombok Timur Serahkan Zakat Baznas Jelang Idul Fitri 1447 H, Dorong Percepatan Pembangunan

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sejumlah Pejabat Lombok Timur serahkan zakat melalui Baznas, menegaskan komitmen berbagi dan mempercepat pembangunan daerah melalui pengelolaan ZIS yang transparan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pejabat Lombok Timur Serahkan Zakat Baznas Jelang Idul Fitri 1447 H, Dorong Percepatan Pembangunan
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sejumlah Pejabat Lombok Timur serahkan zakat melalui Baznas, menegaskan komitmen berbagi dan mempercepat pembangunan daerah melalui pengelolaan ZIS yang transparan. (AntaraNews)

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menunjukkan komitmennya dalam berbagi dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Penyerahan ini dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, tepatnya pada hari Kamis, 19 Maret.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menegaskan bahwa zakat memiliki makna mendalam yang tidak hanya membersihkan harta, melainkan juga menumbuhkan sikap saling membantu sesama. Oleh karena itu, seluruh pejabat struktural hingga teknis diundang untuk menunaikan kewajiban ini melalui Baznas.

Langkah ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga diharapkan dapat menjadi pendorong utama percepatan pembangunan di Lombok Timur. Pengelolaan ZIS yang baik dan sesuai hukum dinilai krusial untuk mencapai tujuan tersebut.

Pentingnya Zakat dalam Pembangunan Daerah

Bupati Haerul Warisin menjelaskan bahwa Al-Quran banyak mengajak umat Islam untuk menunaikan pembayaran zakat. Zakat memiliki makna mendalam sebagai bentuk berbagi, saling peduli, dan membantu kesulitan orang lain, yang merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

Menurut Bupati, tidak ada jalan lain untuk mempercepat pembangunan Lombok Timur selain dengan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara baik dan sesuai hukum yang berlaku. Dengan potensi miliaran dana yang dapat dikelola jika semua pihak berpartisipasi, Baznas diharapkan menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

Lombok Timur sendiri telah merintis pengelolaan zakat dengan mendirikan Baznas, dan saat ini negara mewajibkan semua Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, untuk berzakat melalui lembaga ini. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap pengelolaan ZIS yang terstruktur dan masif.

Transparansi dan Akuntabilitas Baznas Lombok Timur

Untuk menjamin kepercayaan para muzakki, Baznas Lombok Timur dilengkapi dengan tim audit internal. Tim ini diharapkan tidak hanya melakukan audit sekali dalam setahun, tetapi juga dapat bertindak manakala menemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan.

Bupati juga mengingatkan agar Baznas selektif dalam menerima proposal dan menghindari calo proposal demi menjaga kepercayaan para muzakki. Hal ini penting untuk menjaga integritas dan akuntabilitas lembaga pengelola zakat di mata masyarakat.

Penyaluran zakat juga ditekankan agar tidak hanya bersifat bantuan konsumtif. Baznas dituntut untuk menyalurkan bantuan yang lebih produktif, seperti membantu orang sakit atau merenovasi rumah tidak layak huni, demi dampak yang lebih berkelanjutan bagi penerima manfaat.

Peran Pejabat dalam Mendorong Kesadaran Berzakat

Bupati Haerul Warisin, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah turut serta menyerahkan ZIS, memberikan contoh langsung kepada jajarannya. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya peran pejabat dalam mensosialisasikan dan mendorong kesadaran berzakat di lingkungan pemerintahan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pejabat struktural aktif berpartisipasi dalam membayar zakat. Bupati bahkan meminta para pejabat untuk memeriksa apakah bawahan mereka sudah menunaikan zakat atau belum, menunjukkan pentingnya pengawasan internal dalam mendorong kepatuhan berzakat.

Manfaat Baznas sangat beragam, mulai dari membantu masyarakat yang sakit hingga menjadikan rumah tidak layak huni menjadi layak. Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, khususnya para pejabat, akan memperkuat peran Baznas dalam mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan daerah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi