Pemuda di Semarang Dikeroyok hingga Tewas karena Dituduh Curi HP, Begini Kronologinya
Polisi sedang melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku.
TM (18) warga Karangroto, Genuk, Semarang meninggal dunia lantaran dikeroyok oleh sejumlah pemuda di sebuah Lapangan Karangroto karena dituduh mencuri handpone. Korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit Sultan Agung Semarang, Jumat (31/1) pukul 14.00 WIB.
"Benar, korban meninggal dunia setelah dirawat dua hari di rumah sakit diduga dikeroyok dituduh mengambil handphone ibu pelaku. Lukanya ada pendarahan di kepala," kata Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto dikonfirmasi, Sabtu (1/2).
Kejadian pengroyokan bermula ketika korban berinisial TM yang sedang berada di Jalan Malangsari Raya pada Rabu (29/1) pukul 01.30 WIB.
Tiba-tiba pemuda itu didatangi sejumlah orang untuk menanyakan apakah mengetahui handpone milik orang tua Rendra Fifa Saputra.
"Ditanya tidak mengaku, kemudian korban dibawa ke lapangan dikeroyok hingga tak sadarkan diri," ujarnya.
Polisi Cari Pelaku
Mengetahui korban sudah tidak sadarkan diri, pelaku mengantar korban ke rumahnya. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pengroyokan.
"Kasus pengeroyokan ini masih kami selidiki berapa orang yang ikut terlibat. Sedangkan saksi yang melihat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) masih anak-anak," jelasnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena, telah mengetahui adanya tindak pidana kasus pengeroyokan tersebut. Pihaknya sedang melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku.
"Kasus pengeroyokan ini masih dalam pengembangan,” tutupnya.