Pemprov Banten Perluas Posyandra, Perkuat Layanan Dasar di Desa
Pemerintah Provinsi Banten gencar memperluas pembangunan Posyandra Banten untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, pendidikan anak usia dini, dan kegiatan sosial masyarakat di tingkat desa.
Pemerintah Provinsi Banten terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan dasar di tingkat desa. Melalui program perluasan Pos Pelayanan Desa Sejahtera (Posyandra), Pemprov Banten berupaya mendekatkan akses vital bagi masyarakat. Inisiatif ini mencakup sektor kesehatan, pendidikan anak usia dini, serta berbagai kegiatan sosial yang menunjang kesejahteraan warga.
Salah satu lokasi pembangunan Posyandra yang menjadi fokus adalah Desa Jagabaya, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak. Langkah strategis ini dirancang untuk memastikan setiap warga desa mendapatkan fasilitas yang memadai. Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya fasilitas ini sebagai ruang layanan terpadu yang adaptif terhadap kebutuhan lokal.
Gubernur Andra Soni juga menekankan bahwa Posyandra terbuka untuk beragam aktivitas masyarakat. Mulai dari kegiatan Posyandu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), hingga inisiatif sosial lainnya yang bermanfaat. Pengelolaan fasilitas ini akan berada di bawah tanggung jawab kepala desa setempat demi optimalisasi fungsi.
Posyandra sebagai Pusat Layanan Terpadu Desa
Posyandra dirancang sebagai solusi komprehensif untuk berbagai kebutuhan masyarakat di pedesaan. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat multiguna yang mendukung peningkatan kualitas hidup warga secara menyeluruh. Dengan adanya Posyandra, masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan dasar esensial.
Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan bahwa penguatan fasilitas desa merupakan bagian integral dari upaya Pemprov. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar, khususnya kesehatan ibu dan anak serta pendidikan usia dini. Peningkatan ini diharapkan akan memberikan dampak positif langsung pada kesejahteraan seluruh masyarakat.
Fasilitas ini secara khusus memprioritaskan kesehatan ibu dan anak, serta pendidikan anak usia dini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan sumber daya manusia Banten. Posyandra menjadi sarana penting dalam memastikan pertumbuhan dan perkembangan optimal generasi penerus.
Target dan Strategi Pembangunan Posyandra Banten
Pembangunan Posyandra merupakan program strategis daerah yang dilaksanakan secara bertahap oleh Pemprov Banten. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten, Muchamad Rachmat Rogianto, mengungkapkan detail rencana ini. Program ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam pemerataan fasilitas publik.
Pada tahun 2025, Pemprov Banten telah menargetkan pembangunan sebanyak 10 Posyandra di berbagai wilayah. Salah satunya telah berhasil direalisasikan di Desa Jagabaya, Kabupaten Lebak, yang menjadi percontohan. Keberhasilan ini menjadi landasan untuk rencana perluasan yang lebih besar di tahun-tahun mendatang.
Untuk tahun 2026, Pemprov Banten merencanakan pembangunan 85 Posyandra tambahan di seluruh provinsi. Saat ini, proses verifikasi lokasi sedang berlangsung untuk memastikan kesiapan dan kebutuhan riil masyarakat. Verifikasi ini krusial agar pembangunan Posyandra dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal.
Dampak Positif dan Dukungan Masyarakat
Kehadiran Posyandra disambut baik oleh masyarakat desa, yang telah lama mendambakan fasilitas terpadu. Kepala Desa Jagabaya, Ahmad, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Pemprov Banten ini. Ia menegaskan bahwa fasilitas tersebut sangat menjawab kebutuhan warga akan ruang layanan yang mudah diakses.
Program ini dinilai sangat bermanfaat untuk mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan dan meningkatkan partisipasi warga. Antusiasme masyarakat Desa Jagabaya terhadap pembangunan Posyandra sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa program ini selaras dengan aspirasi dan kebutuhan dasar mereka.
Melalui perluasan Posyandra Banten, Pemprov Banten menargetkan jangkauan layanan dasar di desa-desa semakin luas. Tujuan utamanya adalah mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Ini adalah langkah konkret menuju Banten yang lebih maju dan sejahtera.
Sumber: AntaraNews