Pemkot Surabaya Tertibkan Mural dan Bendera One Piece Bergaya Bajak Laut 'Sudah Dihapus dari Lokasi'
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, membenarkan bahwa mural.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan penertiban terhadap mural bergambar bendera bajak laut dari anime One Piece yang sempat muncul di kawasan Putatgede, Kecamatan Sukomanunggal. Gambar yang menyerupai bendera Jolly Roger—berlatar hitam dengan tengkorak mengenakan topi Jerami dilukis di atas paving jalan kampung, namun kini telah dihapus.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, membenarkan bahwa mural tersebut telah dibersihkan oleh pihaknya.
"Sudah kami tindak. Mural itu sudah dihapus dari lokasi," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/8).
Tak hanya mural, sejumlah bendera dengan logo bajak laut yang sempat dikibarkan warga di beberapa titik juga telah diturunkan.
"Ada beberapa bendera yang sudah kami turunkan. Kami ingin menjaga suasana perayaan kemerdekaan tetap sesuai semangat nasionalisme," tambah Tundjung.
Menurutnya, penertiban dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat semangat Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Ia menilai simbol tengkorak tidak selaras dengan nuansa peringatan kemerdekaan.
"Tidak pantas kalau perayaan HUT RI justru dihiasi gambar tengkorak. Kami ingin mendorong warga untuk lebih masif memasang bendera Merah Putih," jelasnya.
Sementara itu, seorang warga yang enggan disebutkan namanya, mengungkap bahwa mural tersebut sebenarnya merupakan bentuk ekspresi sosial warga. Ia menyebut gambar itu muncul sebagai respons terhadap kondisi sosial yang dirasakan masyarakat belakangan ini.
"Bagi kami itu bentuk kreativitas dan suara hati warga. Tidak ada niat untuk menyinggung simbol negara," kata Eko.
Ia juga menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai terlalu reaktif.
"Padahal mural itu tidak merusak, hanya bentuk ekspresi yang menyenangkan dan tidak melanggar aturan," katanya.