Pemkab Banjar Salurkan Ribuan Nasi Bungkus, Perkuat Bantuan Banjir Banjar untuk Warga Terdampak
Pemerintah Kabupaten Banjar sigap menyalurkan ribuan nasi bungkus kepada warga terdampak banjir di berbagai kecamatan, menegaskan komitmen Bantuan Banjir Banjar yang masif dan terkoordinasi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, Kalimantan Selatan, bergerak cepat menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada masyarakat yang terdampak banjir. Ribuan nasi bungkus telah didistribusikan di wilayah Kecamatan Sungai Tabuk pada Sabtu (3/1) pagi, menunjukkan respons tanggap pemerintah daerah terhadap bencana alam ini. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Banjar untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi di tengah musibah banjir yang melanda.
Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Banjar, Ali Akbar, menegaskan komitmen Pemkab Banjar untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang terdampak banjir. Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa paket sembako maupun makanan siap saji seperti nasi bungkus, menjangkau berbagai wilayah yang terendam banjir. Keterlibatan berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan perusahaan daerah menunjukkan sinergi dalam penanganan bencana.
Distribusi bantuan ini dikoordinir secara terpadu oleh rekanan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, serta didukung penuh oleh sejumlah SKPD Kabupaten Banjar. Upaya kolaboratif ini bertujuan untuk mempercepat penyaluran bantuan dan memastikan cakupan yang luas bagi seluruh warga terdampak. Dapur umum juga dioperasikan di beberapa kecamatan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan.
Respons Cepat DKISP dan Distribusi di Sungai Tabuk
Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar menunjukkan kepeduliannya dengan mengerahkan pegawai untuk membantu proses pembagian makanan. Keterlibatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam meringankan beban masyarakat yang terkena musibah banjir. Tim DKISP secara aktif terlibat dalam pengemasan dan distribusi langsung kepada warga di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, pada Sabtu pagi.
Pada Sabtu pagi, sekitar 5.000 nasi bungkus berhasil disiapkan dan didistribusikan kepada warga terdampak banjir. Ali Akbar menyatakan bahwa DKISP turut membantu proses pembagian di sekitar eks Kantor Kecamatan Sungai Tabuk. Ini menunjukkan efektivitas koordinasi dalam penyaluran bantuan banjir Banjar di lokasi-lokasi yang paling membutuhkan.
Secara spesifik, DKISP pada sesi ini membagikan sekitar 300 bungkus nasi kepada warga yang mengungsi di sekitar dapur induk Dinas Sosial. Dukungan ini sangat berarti bagi para pengungsi yang membutuhkan asupan gizi di tengah kondisi darurat. Ali Akbar juga menyampaikan harapannya agar warga terdampak tetap bersabar dan berdoa agar air segera surut, sehingga aktivitas dapat kembali normal.
Sinergi SKPD dan Perumda dalam Penanganan Banjir
Kegiatan pembagian nasi bungkus tidak hanya melibatkan satu pihak, melainkan dikoordinir oleh rekanan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan didukung oleh beberapa SKPD Kabupaten Banjar, di antaranya Bappedalitbang dan DPRKPLH. Sinergi ini memastikan bahwa bantuan dapat menjangkau lebih banyak titik terdampak.
Selain di Sungai Tabuk, dapur umum juga beroperasi di Kecamatan Martapura Barat yang turut terdampak banjir. Dapur umum ini dibantu oleh beberapa SKPD Kabupaten Banjar, yakni Dinas Perhubungan, BPKPAD, dan PTAM Intan Banjar. Sedangkan pada sesi sore, dukungan dilanjutkan oleh Disbudporapar, DKUMPP, dan BKPSDM. Kolaborasi berbagai instansi ini merupakan kunci keberhasilan dalam menyediakan makanan siap saji secara berkelanjutan bagi warga.
Dapur induk di berbagai lokasi akan terus beroperasi, dengan dukungan tambahan dari perusahaan daerah dan SKPD lainnya seperti Perumda Pasar Bauntung Batuah, Dinas PUPRP, dan Dinas PMD. Bahkan, sejumlah SKPD dan Perumda lainnya dijadwalkan akan membantu operasional dapur umum pada Minggu (4/1) di Kecamatan Kertak Hanyar. Ini menegaskan upaya berkelanjutan Pemkab Banjar dalam memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir tetap terpenuhi.
Sumber: AntaraNews