Pemkab Agam Gelar Pelatihan Calon Kepala Sekolah untuk 68 Guru, Siapkan Pemimpin Pendidikan Berintegritas
Pemerintah Kabupaten Agam mengadakan pelatihan calon kepala sekolah bagi 68 guru TK, SD, dan SMP, bertujuan mencetak pemimpin pendidikan yang kompeten dan berintegritas.
Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, secara proaktif melatih 68 guru sebagai bakal calon kepala sekolah. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan pemimpin pendidikan yang berkualitas di masa depan.
Pelatihan intensif ini dilaksanakan selama 10 hari, dimulai dari tanggal 15 hingga 24 November 2025. Lokasi penyelenggaraan kegiatan penting ini bertempat di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, pusat kegiatan di Kabupaten Agam.
Program ini bertujuan untuk membekali para calon pemimpin sekolah dengan kompetensi dan integritas yang diperlukan. Diharapkan mereka mampu menjadi figur teladan serta motor penggerak kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.
Pentingnya Peran Kepala Sekolah dalam Pendidikan
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemkab Agam, Taslim, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar utama bagi kemajuan suatu daerah.
Kepala sekolah memiliki peran yang sangat strategis sebagai motor penggerak. Mereka akan menentukan kualitas penyelenggaraan pendidikan di setiap satuan pendidikan. Oleh karena itu, pembekalan yang sungguh-sungguh sangat diperlukan.
Taslim menyatakan, "Pelatihan seperti ini penting agar mereka memahami apa saja tugas, tanggung jawab, dan tantangan dalam memimpin sebuah sekolah." Pemahaman ini krusial untuk memastikan kesiapan mereka menghadapi berbagai dinamika di lingkungan sekolah.
Mencetak Pemimpin Berintegritas dan Kompeten
Dengan bekal kompetensi dan kematangan dalam memimpin, para calon kepala sekolah diharapkan mampu menjadi figur teladan. Teladan ini berlaku baik bagi guru, peserta didik, maupun masyarakat di lingkungan sekolah.
Sebagai pemimpin, mereka dituntut untuk menjadi contoh yang baik. Taslim berpesan, "Sebagai kepala sekolah, mereka dituntut menjadi contoh. Jadilah panutan di lingkungan pendidikan dan mampu membawa perubahan positif bagi sekolah masing-masing."
Beliau juga menekankan agar proses penilaian selama pelatihan dilakukan secara objektif. Hal ini penting agar calon kepala sekolah yang lulus nantinya benar-benar merupakan sosok yang siap memajukan pendidikan di Kabupaten Agam. "Semoga bapak ibu dapat lulus dengan hasil terbaik dan menjadi kepala sekolah yang kompeten serta berintegritas," tambahnya.
Detail Pelaksanaan dan Peserta Pelatihan
Panitia kegiatan, Aslim, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh total 68 peserta. Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Pertama.
Rincian peserta meliputi dua orang guru dari jenjang TK, 58 orang guru dari jenjang SD, dan delapan orang guru dari jenjang SMP. Keberagaman latar belakang ini diharapkan dapat memperkaya diskusi dan pengalaman selama pelatihan.
Pelatihan ini menjadi investasi jangka panjang Pemkab Agam untuk masa depan pendidikan. Diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.
Sumber: AntaraNews