Pembunuh Wanita di Lampung Selatan Ditangkap, sempat Lawan Polisi Pakai Celurit
Polres Lampung Selatan berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Siti Sulasih.
Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Siti Sulasih (31), warga Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Sabtu (24/5).
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan pelaku bernama Kelik Fitri Sonianto (34) warga Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
"Tersangka berhasil diamankan pada Sabtu (14/6) 05.30 WIB saat tengah tertidur di Desa Waringinsari, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu," kata Yusriandi Senin (16/6).
Dia menyebutkan saat ini pelaku telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan intensif di Mapolsek Natar.
"Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku ini merupakan spesialis dalam kasus pencabulan dan pencurian kendaraan bermotor (curas),” ungkap Yusriandi.
Yusriandi menyebutkan tersangka merupakan residivis kasus pencurian dan pernah menjadi buronan (DPO) atas kasus curat di wilayah Tanjung Bintang.
"Saat dilakukan pengejaran, anggota menemukan sepeda motor milik korban berada di rumah tersangka, sehingga menjadi petunjuk utama dalam penangkapan," ucapnya.
Saat ditangkap, tersangka sempat melawan dengan menggunakan arit, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur pada kaki kanan tersangka
"Pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan Ancaman maksimalnya 20 tahun penjara," pungkasnya.
Sebelumnya, Siti Sulasih (31) warga Dusun Purwodadi, Desa Rulung Raya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, ditemukan tewas dengan kondisi mulut yang ditemukan dengan kondisi mulut dan tangan terikat di area perkebunan karet di Natar, Lampung Selatan pada Sabtu, 24 Mei 2025 lalu.
Tidak hanya dengan kondisi mengenaskan, barang-barang milik korban seperti satu sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam BE 5368 EX, satu semprot warna biru serta satu buah celurit bergagang kayu berwarna coklat pun hilang dibawa pelaku.