Terungkap! Ini Identitas Mayat Perempuan Setengah Bugil Mulut dan Tangan Terikat Kain di Perkebunan Karet
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan jasad korban ditemukan pertama kali oleh pihak keluarga.
Polisi akhirnya menemukan identitas wanita tak bernyawa dengn kondisi mulut yang ditemukan dengan kondisi mulut dan tangan terikat di area perkebunan karet di Natar, Lampung Selatan.
Diketahui wanita tersebut bernama Siti Sulasih (31) warga Dusun Purwodadi, Desa Rulung Raya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan jasad korban ditemukan pertama kali oleh pihak keluarga.
"Sudah diketahui korban bernama Siti Sulasih berumur 31 tahun, Jadi korban pertama kali ditemukan oleh keluarganya yang tengah mencari keberadaannya karena korban tak kunjung pulang setelah berpamitan ke kebun," katanya, Senin (26/5).
Ia menjelaskan, korban berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke kebun miliknya pada Sabtu (24/5) pagi sekitar pukul 09.00 Wib.
"Korban berpamitan pukul 09.00 Wib dihari Sabtu, dan sampai malam hari korban tak kunjung pulang, hal itulah yang membuat pihak keluarga melakukan pencarian terhadap korban," jelasnya Yusriadi.
Ditemukan pukul 20.00
Sehingga, lanjut Yusriadi korban berhasil ditemukan oleh pihak keluarga di pukul 20.00 Wib dengan kondisi yang memprihatinkan.
"Dan sekitar pukul 20.00 Wib pihak keluarga berhasil menemukan Siti dengan kondisi sudah tidak bernyawa di dekat salah satu pohon karet dengan kondisi tangan dan mulut terikat kain dan tidak mengenakan celana," ungkapnya.
Tak hanya menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan diduga menjadi korban perampokan, Hal ini diduga karena barang-barang milik korban seperti sepedah motor, serta barang yang dibawa untuk berkebun hilang.
"Barang-barang milik korban seperti satu sepeda motor Honda Supra x 125 warna hitam BE 5368 EX, satu buah tank semprot warna biru serta satu buah celurit bergagang kayu berwarna coklat tak berada di lokasi ditemukan jazad korban,"kata Yusriadi.
Yusriandi mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa yang terjadi di wilayah hukumnya itu.
"Saat ini kami masih menggali keterangan dari beberapa saksi-saksi, tim juga masih mendatangi lokasi kejadian untuk mencari bukti petunjuk lain agar kasus ini bisa cepat terungkap," Pungkasnya.