PDIP Tegaskan Belum Ada Perubahan Instruksi soal Larangan Kepala Daerah Ikut Retret
Megawati Soekarnoputri memerintahkan semua kepala daerah yang berasal dari PDIP menunda kegiatan retret yang diadakan pemerintah.
Politikus senior PDIP Andreas Hugo Pareira menegaskan, belum ada perubahan terkait instruksi bagi kepala daerah PDIP agar menunda mengikuti retret di Akmil, Magelang, Jawa Tengah.
Diketahui, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan semua kepala daerah yang berasal dari PDIP menunda kegiatan retret yang diadakan pemerintah.
Perintah ini dikeluarkan setelah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditahan oleh KPK karena kasus buron Harun Masiku. Instruksi ini tertuang dalam surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang diterbitkan, Kamis (20/2). Surat ini ditandatangani dan diberi cap stempel.
"Belum ada, belum ada (perubahan instruksi)" kata Hugo, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2).
Sejumlah Kepala Daerah PDIP Tetap Ikut Retret
Perihal kepala daerah yang nekat hadir retret, Hugo enggan menanggapinya.
"Kita lihat nanti," jawabnya singkat.
Sebagai informasi, Gubernur Jakarta Pramono Anung dan sejumlah kepala daerah kader PDIP lainnya telah tiba di kompleks Akmil Magelang pada Senin (24/2) siang. Kedatangan mereka adalah untuk mengikuti kegiatan retret yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Pramono tiba sekitar pukul 13.15 WIB. Dia datang bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan sejumlah kepala daerah kader PDIP lainnya.
Hubungan Prabowo dan Megawati Usai Kepala Daerah PDIP Dilarang Ikut Retret
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan, hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri masih terjalin baik. Menurutnya, hubungan keduanya tidak terpengaruh dengan dinamika politik yang saat ini terjadi.
Hal ini menanggapi instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang meminta kepala daerah dari PDIP tak menghadiri acara retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Terkait instruksi itu, Muzani menegaskan tidak pengaruhi hubungan Prabowo dan Presiden ke-5 RI itu.
"Saya kira enggak. Saya kira hubungannya baik," kata Muzani di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2).
Muzani sekaligus menegaskan bahwa penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK tidak mempengaruhi hubungan baik antara Prabowo dan Megawati.
"Setahu saya baik. Baik," kata Muzani.