Deretan Kader PDIP Tetap Ikut Retreat Meski Dilarang Megawati, Ini Daftarnya
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melarang kepada kader yang telah dilantik menjadi kepala daerah, untuk ikut kegiatan retreat di Magelang.
Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melarang kepada kader yang telah dilantik menjadi kepala daerah, untuk ikut kegiatan retreat di Magelang. Larangan itu telah dikeluarkan usai Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam kasus korupsi dan perintangan penyidikan Harun Masiku.
Megawati menyampaikan kepada kader untuk tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call.
Namun demikian, masih ada saja sejumlah kepala daerah dari partai banteng itu, tetap ikut agenda retreat di Magelang, Jawa Tengah yang digelar sejak Jumat (21/2).
Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa Kepala Daerah fraksi PDIP yang berangkat retreat.
Bupati Malang Sanusi
Bupati Malang, Sanusi yang merupakan kader partai PDIP pada akhirnya tetap ikut retreat setelah dilantik bersama wakilnya Lathifah Sohib di Istana Negara Kamis (20/2) kemarin.
Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang memastikan Bupati Malang ikut retreat memenuhi undangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Acara tersebut merupakan orientasi bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang berlangsung Akademi Militer (Akmil) di Magelang.
"Ya mas, atas dasar undangan dari Kemendagri yang lalu, Bupati Malang hadir pada giat Orientasi KDH/ WKDH (Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah) di Magelang," tegas Nurman Ramdansyah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang kepada merdeka.com, Sabtu (22/2).
Keputusan Sanusi tetap bertolak ke Magelang didasarkan pada penghormatan terhadap Pemerintah Pusat dan Presiden RI Prabowo Subianto.
"Terkait kegiatan, Abah (Sanusi) tetap berangkat ke Magelang," kata Ahmad Khusairi, Juru Bicara Tim Pemenangan Sanusi-Lathifah Shohib kepada wartawan, Jumat (21/2).
Khusairi menegaskan bahwa keberangkatan Sanusi ke Magelang bukanlah bentuk pembangkangan terhadap partai. Sanusi tetap hadir di retreat karena menghormati pemerintahan Prabowo Subianto.
"Keberangkatan beliau tidak bisa diartikan membangkang keinginan partai. Tetapi untuk menghormati pemerintah, terlebih Presiden Prabowo karena (retreat) sudah direncanakan dan dipersiapkan dengan seksama jauh sebelum terbitnya surat dari PDI Perjuangan," katanya.
Bupati Lebak Hasbi Jaya
Bupati Lebak yang merupakan kader PDIP, Hasbi Jaya juga dikabarkan ikut Retreat di Magelang. Hal tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Hasbi, Agus Wisas yang menyatakan Hasbi siap ikut retreat sejak kemarin
Agus menuturkan, tidak mungkin Bupati Lebak untuk kembali di tengah agenda retreat. Salah satu pertimbangannya adalah terkait pertanggungjawaban kepada negara dan masyarakat.
Meskipun sudah mengetahui larangan dari ketua umumnya agar tidak ikut retreat sampai ada informasi lebih lanjut, Hasbi melanggar keputusan Megawati dengan berangkat ke Magelang menaiki pesawat.
"Kemarin berangkatnya setelah syukuran pelantikan dari Hotel Mulia. Ke sana naik pesawat, masa pesawat suruh balik lagi. Nggak sesederhana itu ya, mungkin sekali lagi mungkin, kalau surat itu diterima sebelum berangkat, kita bisa diskusi lagi. Tapi (sekarang) di sana, jadi nggak mungkin balik lagi," tutur Agus.
Bupati Brebes Paramitha
Kepala daerah dari PDIP selanjutnya yang ikut retreat adalah Paramitha. Dia adalah bupati dari brebes yang dilantik bersamaan dengan 961 kepala daerah lainnya.
Paramitha berangkat ke retreat setelah mengadakan tasyakuran di Pendopo Brebes, Jumat (21/2) kemarin.
Wanita yang biasa disapa dengan Mitha itu mengaku kukuh ikut retreat karena jabatannya yang diemban sekarang. Walau sudah ada instruksi dari Megawati, dia tidak ada niat sama sekali mengurungkan niatnya berangkat ke Magelang.
"Berangkat, demi kepentingan masyarakat," singkat Mitha.
Bupati Grobogan Setyo Hadi
Kader PDIP yang tetap ikut retreat selanjutnya adalah Setyo Hadi yang merupakan Kepala Daerah Grobogan. Dia bakal mengikuti kegiatan retreat yang akan digelar selama sepekan.
Setyo beralasan tetap kuku ikut setelah menggelar rapat paripurna dan serah terima jabatan (sertijab) dari pejabat sebelumnya Sri Sumarni.
"Iya ikut. Memburu waktu ini, setelah paripurna ke Magelang. Maksimal jam 3 sore (pukul 15.00 WIB) harus sudah sampai (di Magelang)," kata dia ke awak media.