Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri secara resmi membuka agenda penguatan organisasi di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis (16/4). Acara ini dihadiri ratusan pengurus daerah baik secara langsung maupun daring, menandai dimulainya pelatihan yang akan berlangsung beberapa pekan ke depan. Megawati Instruksikan Kader PDIP Turun ke Rakyat, menegaskan pentingnya pemahaman mendalam terhadap kehidupan masyarakat.
Dalam arahannya, Megawati menekankan perlunya kader memiliki pemikiran kritis-dialektis ala Bung Karno untuk visi masa depan yang kokoh di tengah rakyat. Ia memberikan peringatan keras bagi kader yang enggan bekerja maksimal di lapangan, melarang praktik korupsi, dan mendorong untuk merasakan denyut kehidupan rakyat. Hal ini menjadi kunci untuk memahami politik sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan itu sendiri.
Megawati juga menyoroti kondisi global dan domestik yang memerlukan perhatian serius dari para kader partai. Ia memaparkan analisis tajam mengenai dampak ketegangan Iran-Israel terhadap perekonomian, serta laporan kenaikan harga kebutuhan pokok di dalam negeri. Kondisi ini menjadi latar belakang kuat mengapa Megawati Instruksikan Kader PDIP Turun ke Rakyat, dan tidak boleh berdiam diri.
Advertisement
Advertisement
Megawati Soekarnoputri menekankan bahwa kader PDIP harus aktif di lapangan, tidak hanya untuk memenangkan pemilu, tetapi juga untuk memastikan kehadiran partai dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menginginkan PDIP menjadi pilar utama bagi negara dan bangsa. Kemenangan sejati bagi partai adalah ketika rakyat merasakan keadilan dan kehadiran nyata dari para kadernya.
"Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi, turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat. Di situlah kalian akan memahami politik sebagai kehidupan,” kata Megawati dikutip dari keterangan tertulisnya. Instruksi ini menegaskan komitmen partai untuk selalu berpihak kepada kepentingan rakyat.
Menyikapi laporan ibu-ibu mengenai kenaikan harga kebutuhan pokok seperti cabai, Megawati mendorong kader untuk lebih kreatif. Ia menginstruksikan program ketahanan pangan keluarga dan sosialisasi buku masakan murah bergizi. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka stunting dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Megawati memaparkan analisis tajam mengenai situasi global, khususnya dampak ketegangan Iran-Israel di Selat Hormuz terhadap perekonomian dalam negeri. Ancaman ini menuntut respons cepat dan strategis dari seluruh elemen partai. Oleh karena itu, Megawati Instruksikan Kader PDIP Turun ke Rakyat dengan membawa solusi konkret.
"Saya sudah perintahkan agar para kepala daerah dan pimpinan dewan dari PDI Perjuangan mengambil kebijakan terobosan untuk melakukan penghematan anggaran. Kedepankan sense of priority and urgency. Pastikan kebutuhan pangan rakyat. Buat mobilisasi kerja padat karya," ujar Megawati. Arahan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tengah gejolak.
Selain itu, Megawati juga mengingatkan posisi PDIP yang saat ini bertindak sebagai penyeimbang dan tidak berada di dalam kabinet pemerintahan. Ia memperingatkan kader agar tidak bermain-main dan selalu mematuhi hukum. Hal ini penting untuk menjaga integritas partai dan kepercayaan publik terhadap PDIP.
Advertisement
Advertisement
Dalam konteks internal, Megawati membahas tata kelola organisasi, membedah peran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) secara spesifik. Ketua diinstruksikan untuk mampu mempersatukan seluruh anggota hingga level bawah, menciptakan kekompakan dan sinergi dalam setiap gerakan partai. Ini adalah bagian penting dari bagaimana Megawati Instruksikan Kader PDIP Turun ke Rakyat secara terorganisir.
Sekretaris bertanggung jawab penuh atas operasional partai, memastikan roda organisasi berjalan lancar dan efisien. Sementara itu, untuk bendahara, Megawati melarang keras pencampuran uang pribadi dengan uang organisasi, menegaskan pentingnya transparansi. "Kalau Bendahara, uang jangan dikekep sendiri (dipegang sendiri). Kita punya tabungan-tabungan dana abadi loh," jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola keuangan partai yang benar, mencontohkan dirinya sebagai ketua umum yang tidak pernah menyentuh uang organisasi karena itu adalah tugas bendahara. Megawati mewajibkan pengurus daerah mengadakan rapat rutin minimal seminggu sekali setiap Selasa dengan absensi ketat. "Bikin dong kebiasaan rapat. Yang satu cari masalahnya apa, yang kedua cari solusinya. Jadi ini terus berjalan," ujarnya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews