Menu MBG Dituding Eks Anggota DPRD Berjamur dan Basi, Ini Hasil Penyelidikan Polisi
Mantan Anggota DPRD Musi Rawas Utara berinisial MH, dilaporkan ke polisi atas dugaan berita bohong karena mengunggah menu makanan berjamur dan basi.
Mantan Anggota DPRD Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan berinisial MH, dilaporkan ke polisi atas dugaan berita bohong karena mengunggah menu makanan bergizi gratis (MBG) berjamur dan basi. Polisi belum mengambil sikap atas laporan tersebut.
Hasil Penyelidikan Polisi
Kasat Intelkam Polres Muratara, Iptu Baitul Ulum mengungkapkan, menu MBG diunggah MH ternyata berada di wadah makan anaknya dan baru diambil empat hari kemudian. Menu itu merupakan MBG disajikan pada Sabtu (7/2) dan ketinggalan di kelas sehingga diambil kembali pada Rabu (11/2).
Setelah menerima wadah berisi MBG berjamur dan basi, MH langsung mengunggah video di media sosialnya. MH tidak meminta klarifikasi dahulu kepada sekolah dan SPPG.
"Dari hasil penyelidikan dan klarifikasi, MBG itu tertinggal dan baru diambil empat hari kemudian. Jadi sudah berjamur dan basi," kata Baitul, Sabtu (14/2).
Baitul menyebut lauk MBG diunggah berbeda dengan menu disajikan pada saat pengunggahan video. Pada Sabtu (7/2), lauknya ayam gulai dan Sabtu ayam rica-rica.
"MBG itu baru dibawa pulang oleh anak MH dan MH langsung memviralkannya," kata Baitul.
Ompreng Dipindah ke Wadah Milik Siswa
Selain itu, pengelola dapur dan sekolah juga telah menyepakati jika MBG sudah dipindahkan dari ompreng ke wadah makan milik siswa bukan tanggung jawab SPPG lagi. Perjanjian beralasan tidak ada jaminan wadah makan siswa higienis atau tidak.
"Nah kejadiannya ini ada di wadah tempat makan anak MH," kata Baitul.
Kronologi Eks DPRD Muratara Dipolisikan
Diberitakan sebelumnya, mantan anggota DPRD Muratara berinisial MH, dilaporkan ke polisi atas dugaan berita bohong. MH sebelumnya mengunggah menu makanan bergizi gratis (MBG) milik anaknya yang berjamur dan basi.
Laporan disampaikan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sungai Jauh Priban Siswanto ke Polres Muratara, Rabu (11/2) malam. Pelapor menyebut MH telah menyampaikan informasi tidak benar terkait menu MBG di SD Negeri 1 Surulangun, Rawas Ulu.
"Benar, Kepala SPPG Sungai Jauh melaporkan kasus ini ke polisi," kata Kasatreskrim Polres Muratara Iptu Nasirin, Jumat (13/2).
Dalam unggahannya, MH yang merupakan Anggota DPRD Muratara periode 2014-2019 dan 2019-2024 itu menyebut menu MBG yang diterima anaknya dalam kondisi busuk. Sayangnya, video berdurasi satu menit itu sudah dihapus dari media sosial milik MH.
Selain menunya yang berjamur dan basi, dalam video itu juga nampak tempat MBG anaknya dalam keadaan kotor. Namun SPPG menyebut menu MBG yang disajikan pada saat penyebaran video berbeda dengan distribusi di hari itu.
"Pelapor menyebut menu yang ditampilkan di video sisa makanan pada hari Sabtu pekan lalu, beda dengan yang disajikan ke sekolah pada Rabu kemarin," kata Nasirin.
Nasirin menyebut laporan masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Terlapor akan segera dimintai keterangan, termasuk pihak sekolah.
"Kita lihat dulu proses penyelidikannya nanti," kata Nasirin.