Ini Klarifikasi SPPG Menu MBG Disebut Eks Anggota DPRD Muratara Berjamur dan Basi
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Jauh, Priban Siswanto mengaku tak terima dengan postingan MH dalam akun Facebook miliknya.
Tudingan soal menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut berjamur dan basi, sebagaimana diunggah mantan Anggota DPRD Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, berinisial MH, dibantah tegas oleh pihak pengelola dapur. Mereka memastikan makanan yang disalurkan telah melalui proses pengecekan, bahkan persoalan tersebut kini telah dilaporkan ke aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Jauh, Priban Siswanto mengaku tak terima dengan postingan MH dalam akun Facebook miliknya. Video itu merupakan fitnah dan pencemaran nama baik sebagai penyedia MBG.
"Itu tidak benar dan fitnah," ungkap Kepala SPPG Sungai Jauh Priban Siswanto, Jumat (13/2).
Klarifikasi
Priban menyebut pihaknya telah mendatangi pihak sekolah untuk klarifikasi. Hasilnya menu yang ditampilkan dalam video merupakan sisa makanan yang tertinggal beberapa hari, bukan makanan yang disajikan pada hari itu.
Priban mengakui ada kesamaan menu MNG pada Sabtu (7/2) dan Rabu (11/2). Pada Sabtu lauknya ayam gulai dan Rabu menunya ayam rica-rica.
"Yang viral itu menu hari Sabtu. Menu itu dipindahkan siswa dari ompreng ke wadah milik sendiri, kemungkinan wadah itu tertinggal dan baru dibawa pulang pada Rabu kemarin," kata Priban.
Proses Pengolahan dan Distribusi
Priban memastikan seluruh proses pengolahan dan distribusi makanan telah sesuai standar keamanan pangan dan diawasi secara ketat. Pihaknya menyayangkan tindakan MH yang tidak melalui konfirmasi resmi kepada pengelola dapur.
Diberitakan sebelumnya, mntan Anggota DPRD Muratara inisial MH, dilaporkan ke polisi atas dugaan berita bohong. MH sebelumnya memposting menu makanan bergizi gratis (MBG) milik anaknya yang berjamur dan basi.
Laporan disampaikan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sungai Jauh Priban Siswanto ke Polres Muratara, Rabu (11/2) malam. Pelapor menyebut MH telah menyampaikan informasi tidak benar terkait menu MBG di SD Negeri 1 Surulangun, Rawas Ulu.
"Benar, Kepala SPPG Sungai Jauh melaporkan kasus ini ke polisi," ungkap Kasatreskrim Polres Muratara Iptu Nasirin, Jumat (13/2).
Video Dihapus
Dalam unggahannya, MH yang merupakan Anggota DPRD Muratara periode 2014-2019 dan 2019-2024 itu menyebut menu MBG yang diterima anaknya dalam kondisi busuk. Sayangnya, video berdurasi satu menit itu sudah dihapus dari media sosial milik MH.
Selain menunya yang berjamur dan basi, dalam video itu juga nampak tempat MBG anaknya dalam keadaan kotor. Namun SPPG menyebut menu MBG yang disajikan pada saat penyebaran video berbeda dengan distribusi di hari itu.
"Pelapor menyebut menu yang ditampilkan di video sisa makanan pada hari Sabtu pekan lalu, beda dengan yang disajikan ke sekolah pada Rabu kemarin," kata Nasirin.
Nasirin menyebut laporan masih dalam proses penyelidikan oleh penyidik. Terlapor akan segera dimintai keterangan, termasuk pihak sekolah.
"Kita lihat dulu proses penyelidikannya nanti," kata Nasirin.