Menkes: Kematian Balita Raya di Sukabumi Bukan karena Cacingan
Dugaan ini berdasarkan hasil sementara dari investigasi yang dilakukan Kemenkes bersama Dinas Kesehatan Jabar dan Kabupaten Sukabumi.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mencurigai bahwa kematian Raya, bocah di Sukabumi bukan karena banyak cacing di tubuhnya.
Dugaan ini berdasarkan hasil sementara dari investigasi yang dilakukan Kemenkes bersama Dinas Kesehatan Jabar dan Kabupaten Sukabumi.
"Yang bersangkutan meninggal bukan karena cacingan, yang bersangkutan meninggalnya karena infeksi," katanya di Graha Sanusi Unpad, Dipatiukur Bandung, Jumat (22/8).
Budi melanjutkan, infeksi ini timbul dari penyakit meningitis atau tuberkulosis (TBC). Hal ini didasarkan pada informasi bahwa Raya sempat mengalami batuk berdahak cukup lama.
3 Bulan Batuk Berdahak
"Infeksinya kita duga bisa karena meningitis, ini masih dugaan, bisa juga karena TBC. Karena yang bersangkutan itu sudah 3 bulan terus-menerus batuk berdahak yang tidak bisa sembuh," jelas dia.
Pada gilirannya, infeksi itu melemahkan kondisi Raya. Terlebih, di waktu yang bersamaan dia juga menderita penyakit cacing yang lambat ditangani.
"Sehingga bakterinya menyebar ke seluruh tubuhnya dia. Istilah dokternya, namanya sepsis. Jadi yang bersangkutan itu meninggalnya karena sepsis atau infeksi yang menyebar ke seluruh tubuhnya dia," terang Budi.