Dedi Mulyadi Meradang, Tegur Bupati Sukabumi Terkait Bocah Meninggal Akibat Cacingan Akut, Orangtua Korban Dibawa ke RS

Menurut Dedi, ibu dan ayah Raya mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Welas Asih, Baleendah, Kabupaten Bandung.

Robby Bouceu
Oleh Robby Bouceu - Reporter
Dedi Mulyadi Meradang, Tegur Bupati Sukabumi Terkait Bocah Meninggal Akibat Cacingan Akut, Orangtua Korban Dibawa ke RS
Dedi Mulyadi Meradang, Tegur Bupati Sukabumi Terkait Bocah Meninggal Akibat Cacingan Akut, Orangtua Korban Dibawa ke RS (Merdeka.com)

Orangtua Raya, bocah asal Sukabumi yang meninggal dunia akibat infeksi cacingan mengalami masalah kesehatan. Ibu Raya mengalami gangguan kejiwaan sementara ayahnya mengidap sakit TBC.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, Pemprov Jabar telah menangani masalah kesehatan orangtua Raya. Menurut Dedi, ibu dan ayah Raya mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Welas Asih, Baleendah, Kabupaten Bandung.

"Iya hari ini orang tuanya sudah di Rumah Sakit Welas Asih, lagi saya tanganin karena kan mengalami gangguan kejiwaan dan TBC," kata Dedi kepada wartawan di Sabuga, Bandung, Rabu (20/8).

Selain menangani masalah kesehatan, Dedi mengungkap Pemprov Jabar juga menganalisa terkait fenomena terjadi terhadap Raya dari aspek sosial. Dedi mengaku heran mengapa hal tersebut bisa luput dari perhatian pemerintah setempat. Sebab menurut Dedi, bisa jadi luputnya peristiwa dialami keluarga Raya lantaran keterbatasan akses kesehatan kepada pemerintah.

"Apa sih sebenarnya yang terjadi? Dan kenapa sampai lolos tidak terperhatikan oleh lingkungan desa setempat, bidan setempat, puskesmas setempat, dinas kesehatan, bupati," ujar Dedi.

Dedi berharap peristiwa dialami keluarga Raya menjadi pelajaran daerah lain di Jawa Barat. "Nah ini kan pembelajaran penting dan saya sudah sebenarnya kalau mau saya ceritakan, terlalu banyak kasus seperti itu. Tapi selama ini mereka biasanya ngadu ke rumah saya. Nah ini mungkin tidak punya akses. Tidak bisa cerita karena gangguan kejiwaan," kata Dedi.

Tegur Bupati Sukabumi

Dedi juga mengaku telah menegur keras Bupati Sukabumi, Asep Japar untuk evaluasi terkait kejadian dialami keluarga Raya. Dedi tak ingin kejadian serupa bisa terulang kembali.

"Kita tegur loh, kita tegur keras. Ini tidak boleh lagi seperti itu," kata Dedi.

Lebih lanjut, Dedi berharap para kepala daerah hingga tingkat desa dapat bersikap proaktif dalam merespons permasalahan di tengah masyarakat. Sehingga persoalan dialami mereka dapat diantisipasi secepat mungkin.

"Saya minta untuk proaktif, bukan hanya gubernur yang proaktif. Nah kan baru gubernur telepon sana sini. Dan kemudian nanti sistem saya buka ya, itu nanti saya bikin koordinator kepala desa tiap kecamatan. Nah setiap kecamatan koordinator kepala desa ada koordinator tingkat kabupaten. Nah nanti masyarakat boleh lapor. Harus lapor ke kepala desanya," tandas Dedi.

Rekomendasi