Mengejutkan! Baru Direvitalisasi, Transjakarta Kaji Perluasan Halte Cawang Sentral Akibat Kepadatan Penumpang
Transjakarta tengah mengkaji **perluasan Halte Cawang Sentral** di Jakarta Timur menyusul kepadatan penumpang yang luar biasa, terutama saat jam sibuk, meski baru direvitalisasi.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sedang mempertimbangkan rencana perluasan Halte Cawang Sentral di Jakarta Timur. Kajian ini dilakukan untuk mengatasi lonjakan jumlah penumpang yang signifikan, terutama pada jam-jam sibuk.
Kepadatan luar biasa terjadi khususnya pada pagi hari, meskipun halte tersebut baru saja diresmikan setelah revitalisasi pada September lalu. Rencana perluasan ini diharapkan dapat direalisasikan pada tahun depan untuk meningkatkan kapasitas.
Kepala Divisi Integrasi Angkutan Transjakarta, Gatot Indra, menyampaikan hal ini dalam sebuah diskusi publik di Jakarta Pusat. Perluasan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran arus penumpang di halte strategis tersebut.
Kepadatan Luar Biasa di Halte Cawang Sentral
Halte Cawang Sentral, yang sebelumnya dikenal sebagai Halte Cawang UKI, kini menghadapi tantangan serius. Kepadatan penumpang pada pagi hari telah mencapai kategori luar biasa, menurut Gatot Indra. Situasi ini menjadi perhatian utama bagi manajemen Transjakarta.
Meskipun desain halte telah diperpanjang, jalur antrean bus masih terbatas pada satu "line" saja. Kondisi ini menyebabkan proses naik turun penumpang menjadi terhambat dan tidak efisien. Penumpang seringkali harus menunggu lebih lama dari semestinya.
Halte ini merupakan titik penting yang melayani dua trayek JakLingko dan tiga koridor Transjakarta. Setiap harinya, rata-rata 3.800 penumpang menggunakan fasilitas ini untuk naik atau turun bus. Angka ini menunjukkan vitalnya peran Halte Cawang Sentral dalam mobilitas warga.
Rencana Perluasan dan Peningkatan Layanan
Untuk mengatasi masalah kepadatan ini, Transjakarta sedang serius mengkaji opsi perluasan Halte Cawang Sentral. Rencana ini diharapkan dapat segera terealisasi pada tahun depan setelah proses kajian selesai. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pengguna.
Perluasan ini diharapkan mampu menambah jumlah jalur antrean bus dan area tunggu. Dengan demikian, proses naik turun penumpang dapat berjalan lebih lancar dan cepat. Kapasitas halte akan ditingkatkan secara signifikan untuk menampung volume penumpang yang terus bertambah.
Halte Cawang Sentral sendiri telah dilengkapi dengan fasilitas modern seperti lift dan koneksi langsung ke halte bus Transjakarta di median jalan. Peningkatan infrastruktur ini merupakan bagian dari komitmen Transjakarta untuk memberikan layanan terbaik.
Target Penumpang dan Jaringan Transjakarta
Transjakarta terus berupaya meningkatkan cakupan layanannya di seluruh DKI Jakarta. Saat ini, perusahaan mengoperasikan 31 rute BRT, 98 rute Mikrotrans, dan 98 rute non-BRT sebagai pengumpan. Jaringan yang luas ini mendukung mobilitas jutaan warga setiap hari.
Pada tahun 2025, Transjakarta menargetkan untuk melayani 1,475 juta pelanggan per hari. Angka ini merupakan rekor tertinggi yang pernah dilayani oleh perusahaan transportasi publik tersebut. Target ambisius ini menunjukkan pertumbuhan pesat penggunaan Transjakarta.
Untuk tahun ini, Transjakarta menargetkan total 408 juta pelanggan. Pencapaian target ini sangat bergantung pada efisiensi operasional dan kenyamanan fasilitas seperti Halte Cawang Sentral. Investasi pada infrastruktur menjadi kunci utama.
Sumber: AntaraNews