Macet Parah di Pluit, Transjakarta Ubah Rute Koridor 9
Sebagai langkah antisipasi, Transjakarta menerapkan pola operasi sementara dengan dua jenis layanan yang berbeda.
PT Transjakarta melakukan penyesuaian layanan pada Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) akibat tingginya kepadatan truk dan kontainer di sekitar kawasan Pluit. Kondisi tersebut menyebabkan perlambatan perjalanan bus Transjakarta di jalur itu.
Menurut Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani, penyesuaian layanan sebagai langkah untuk menjaga kelancaran layanan.
“Transjakarta melakukan penyesuaian layanan atas dampak kepadatan truk/kontainer yang tinggi di sekitar Pluit, yang menyebabkan perlambatan pada Koridor 9 (Pinang Ranti - Pluit),” kata Ayu dalam keterangan tertulis, diterima Rabu (15/10).
Ayu menyampaikan, sebagai langkah antisipasi, Transjakarta menerapkan pola operasi sementara dengan dua jenis layanan yang berbeda.
“Untuk mengatasinya, kami menerapkan pola operasi sementara,” ujar Ayu.
Pola Operasi Sementara
Layanan pertama adalah layanan reguler, di mana dua unit bus tetap beroperasi secara normal dan melayani seluruh halte di sepanjang Koridor 9 dari Pinang Ranti hingga Pluit.
Sementara itu, layanan percepatan dioperasikan dengan satu unit bus yang melalui jalur tol dari Pluit, keluar di Jembatan Besi, dan mulai melayani pelanggan dari Halte Kemanggisan hingga Pinang Ranti.
“Layanan ini bertujuan memberikan opsi waktu tempuh yang lebih cepat,” kata Ayu.
Ia menegaskan, kebijakan ini bersifat sementara. Jadwal operasional dipastikan bakal kembali normal setelah kondisi lalu lintas membaik.
Ia juga meminta pelanggan untuk menyesuaikan perjalanan mereka selama periode penyesuaian ini berlangsung. Ayu pun turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penyesuaian layanan ini.
“Kami mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan perjalanan. Mohon maaf atas ketidaknyamannya, pelanggan bisa pantau update informasi terbaru di sosial media resmi Transjakarta,” ujar Ayu.