Lapas Tanjungpandan Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah, Wujudkan Kepedulian Pendidikan
Lapas Kelas II B Tanjungpandan menunjukkan kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah dan pelunasan uang komite bagi siswa kurang mampu di Belitung.
Lapas Kelas II B Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, baru-baru ini menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan. Mereka menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 12 siswa kurang mampu di SD Negeri 48 Tanjungpandan, institusi pendidikan yang berada di wilayah sekitar lapas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas untuk berkontribusi aktif di lingkungan sekitar.
Selain bantuan perlengkapan sekolah, Lapas Tanjungpandan juga memberikan tali asih berupa pelunasan uang komite. Bantuan ini ditujukan bagi lima siswa kurang mampu lainnya di sekolah dasar yang sama. Inisiatif mulia ini bertujuan untuk meringankan beban wali murid di tengah momentum pembagian rapor semester ganjil.
Kepala Lapas Kelas II B Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata kehadiran Lapas di tengah masyarakat. Penyaluran bantuan perlengkapan sekolah ini juga sekaligus mendukung program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Langkah ini menegaskan peran Lapas tidak hanya dalam tugas pemasyarakatan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli.
Wujud Nyata Kepedulian Lapas terhadap Pendidikan
Lapas Kelas II B Tanjungpandan menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan di wilayah sekitar. Kegiatan penyaluran bantuan perlengkapan sekolah ini menjadi cerminan nyata kepedulian mereka. Royhan Al Faisal menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kehadiran Lapas di masyarakat.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya terbatas pada perlengkapan sekolah, tetapi juga mencakup pelunasan uang komite. Hal ini menunjukkan pendekatan komprehensif Lapas dalam membantu meringankan beban finansial keluarga. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi para siswa untuk terus belajar.
Menurut Royhan, Lapas Tanjungpandan tidak hanya berfokus pada tugas pemasyarakatan semata. Mereka juga aktif berperan sebagai mitra sosial yang berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. Kontribusi ini termasuk dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan sekitar Lapas.
Dukungan Berkelanjutan untuk Siswa Kurang Mampu
Sebanyak 12 siswa kurang mampu di SD Negeri 48 Tanjungpandan menerima paket perlengkapan sekolah lengkap. Bantuan ini sangat penting untuk menunjang kebutuhan belajar mereka pada semester berikutnya. Penyerahan bantuan dilakukan bertepatan dengan momentum pembagian rapor semester ganjil.
Selain itu, lima siswa lainnya mendapatkan bantuan pelunasan uang komite yang diserahkan secara simbolis. Penyerahan ini dilakukan oleh Kalapas Royhan Al Faisal kepada wali murid. Acara tersebut disaksikan langsung oleh pihak sekolah dan jajaran Lapas Kelas II B Tanjungpandan.
Program ini juga selaras dengan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang positif. GATI bertujuan memperkuat peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka. Lapas Tanjungpandan melihat program ini sebagai kesempatan untuk memperluas dampak positifnya.
Royhan menambahkan, pihaknya berharap bantuan ini dapat meringankan beban wali murid, terutama saat pembagian rapor. Semangat belajar siswa diharapkan meningkat dengan adanya dukungan perlengkapan sekolah yang memadai. Ini adalah langkah konkret dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.
Apresiasi Tinggi dari Pihak Sekolah
Kepala SD Negeri 48 Tanjungpandan, Siti Juniarti Sutisari, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Lapas Kelas II B Tanjungpandan. Ia menyebutkan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi para siswa dan wali murid. Dukungan ini membantu meringankan beban finansial yang kerap menjadi tantangan.
Siti Juniarti Sutisari juga menekankan bahwa bantuan ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menambah semangat belajar siswa. Dengan perlengkapan yang memadai, siswa diharapkan lebih termotivasi untuk melanjutkan pendidikan mereka. Ini adalah investasi berharga untuk masa depan anak-anak.
“Kami sangat berterima kasih sekali atas bantuan ini semoga ke depannya semakin terjalin sinergi yang kuat,” ujar Siti Juniarti Sutisari. Harapan akan sinergi yang berkelanjutan menunjukkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan institusi pendidikan. Kerjasama ini vital untuk kemajuan komunitas.
Sumber: AntaraNews