Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada Kamis (18/9) secara langsung menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah. Bantuan ini ditujukan bagi siswa-siswa yang menjadi korban terdampak banjir di wilayah Kota Denpasar, Bali.
Penyerahan bantuan perdana ini dilaksanakan di SD 21 Dauh Puri, di mana 80 siswa menerima paket lengkap. Langkah cepat Pemkot Denpasar ini bertujuan memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung tanpa hambatan.
Didampingi Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, Wali Kota menegaskan komitmen Pemkot. Mereka berupaya meringankan beban siswa dan orang tua pasca-bencana alam.
Advertisement
Advertisement
Upaya Pemkot Denpasar Memastikan Pendidikan Berlanjut
Pemerintah Kota Denpasar bergerak cepat merespons dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu. Melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), pendataan dan verifikasi siswa terdampak telah dilakukan secara menyeluruh. Ini merupakan langkah awal dalam menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah yang krusial bagi keberlangsungan pendidikan mereka. Upaya ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam mitigasi pasca-bencana.
Wali Kota Jaya Negara menyampaikan bahwa paket bantuan yang disalurkan sangat komprehensif. Paket tersebut meliputi seragam lengkap, sepatu, tas sekolah, serta alat tulis seperti buku, pensil, pulpen, penggaris, dan penghapus. Kelengkapan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar siswa.
"Penyerahan bantuan perlengkapan sekolah ini terdiri dari seragam sekolah, tas, sepatu, buku dan alat tulis," ujar Wali Kota Jaya Negara. Ia menambahkan, "Pemkot Denpasar ingin memastikan proses pembelajaran dapat berjalan optimal pasca banjir ini." Pernyataan ini menegaskan prioritas pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan.
Advertisement
Advertisement
Ribuan Siswa Terdampak, Bantuan Disalurkan Bertahap
Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, mengungkapkan skala dampak banjir terhadap sektor pendidikan. Tercatat sekitar 1.400 siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar mengalami dampak langsung dari bencana ini. Selain itu, sekitar 135 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) juga turut menjadi korban.
Total 1.535 siswa membutuhkan uluran tangan untuk kembali bersekolah dengan nyaman. Mengingat jumlah yang signifikan, Pemkot Denpasar berkomitmen untuk menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah secara bertahap. "Kami akan pastikan adik-adik siswa yang terdampak semuanya akan mendapatkan paket bantuan ini," tegas Wali Kota.
Penyaluran bantuan ini tidak hanya berhenti pada siswa SD. Untuk siswa SMP, Dinas Dikpora juga menyediakan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. "Misal untuk siswa SMP kami juga ada berikan bantuan buku paket," jelas Anak Agung Gede Wiratama, menunjukkan adaptasi dalam program bantuan perlengkapan sekolah.
Advertisement
Harapan besar menyertai program ini, yaitu dapat meringankan beban finansial orang tua yang terdampak bencana. Dengan adanya bantuan perlengkapan sekolah ini, diharapkan siswa dapat kembali fokus pada pendidikan mereka tanpa terbebani masalah logistik. Ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda Denpasar yang menjadi korban banjir.
Sumber: AntaraNews