Lapas Tanjungpandan Gelar Layanan Besilak, WBP Buka Puasa Bersama Keluarga
Lapas Kelas II B Tanjungpandan menghadirkan layanan "Besilak" gratis, memungkinkan WBP merasakan kehangatan buka puasa bersama keluarga tercinta di bulan Ramadhan.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memberikan kesempatan istimewa bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk berbuka puasa bersama keluarga. Momen kebersamaan ini diselenggarakan di dalam lapas sebagai bagian dari program pembinaan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kepala Lapas Kelas II B Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, menjelaskan bahwa layanan ini disebut "Besilak" atau Berbuka Puasa dan Silaturahmi Lahirkan Kebersamaan. Program ini dirancang khusus untuk mempererat tali silaturahmi antara WBP dan keluarga mereka.
Layanan "Besilak" adalah inisiatif gratis yang bertujuan agar warga binaan dapat menjalankan ibadah puasa dengan tetap merasakan kedekatan emosional bersama orang-orang terkasih. Kegiatan ini berlangsung di Badau pada Minggu sore, menawarkan pengalaman berharga bagi semua yang terlibat.
Momen Kebersamaan dan Penguatan Hubungan Keluarga
Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi sarana penting untuk memperkuat hubungan kekeluargaan antara WBP dan keluarga mereka. Interaksi positif semacam ini sangat vital dalam mendukung proses reintegrasi sosial para warga binaan.
Royhan Al Faisal menegaskan bahwa momen kebersamaan ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral yang signifikan bagi WBP. Dukungan tersebut penting agar mereka dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik dan penuh semangat.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian WBP khususnya dalam memperkuat hubungan kekeluargaan dan menjadi salah satu faktor penting dalam proses reintegrasi sosial," ujar Royhan Al Faisal.
Melalui program "Besilak", Lapas Tanjungpandan berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan dan pembentukan karakter WBP. Ini juga menjadi bukti komitmen lapas dalam menjalankan fungsi pembinaan secara holistik.
Mekanisme Layanan dan Keamanan Terjamin
Plt Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas II B Tanjungpandan, Ghozali, menjelaskan mekanisme pendaftaran untuk layanan kunjungan "Besilak". Pendaftaran dapat dilakukan secara daring atau langsung di loket pelayanan.
Setiap pengunjung yang datang harus melalui pemeriksaan teliti terhadap barang bawaan mereka oleh petugas lapas. Prosedur ini diterapkan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Pemeriksaan ketat ini adalah bagian dari standar operasional prosedur Lapas Tanjungpandan demi menjaga lingkungan yang kondusif. Hal ini juga memberikan rasa aman bagi WBP, keluarga, dan seluruh petugas yang terlibat.
Langkah-langkah keamanan yang diterapkan menunjukkan profesionalisme Lapas Tanjungpandan dalam menyelenggarakan kegiatan publik. Semua upaya dilakukan untuk memastikan pengalaman buka puasa bersama berjalan lancar dan tanpa insiden.
Pembinaan Sosial dan Motivasi bagi WBP
Ghozali menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya sekadar ajang makan bersama. Lebih dari itu, ini adalah bagian integral dari pembinaan sosial yang diberikan kepada warga binaan pemasyarakatan.
"Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi yang sangat berarti bagi WBP," kata Ghozali. Interaksi positif dengan keluarga diharapkan mampu memberikan motivasi baru bagi WBP dalam menjalani proses pembinaan.
Dukungan keluarga memiliki peran krusial dalam membantu WBP menghadapi tantangan selama masa penahanan. Kehadiran mereka dapat menumbuhkan semangat dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik setelah bebas.
Lapas Tanjungpandan percaya bahwa penguatan dukungan keluarga akan mempercepat proses rehabilitasi. Dengan demikian, WBP dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik dan produktif.
Sumber: AntaraNews