Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketum PBNU Desak Gencatan Senjata untuk Menghentikan Konflik di Gaza

Ketum PBNU Desak Gencatan Senjata untuk Menghentikan Konflik di Gaza

Ketum PBNU Desak Gencatan Senjata untuk Menghentikan Konflik di Gaza


Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya mengatakan, NU dan pemerintah pusat menuntut dan mendesak agar konflik yang terjadi di Timur Tengah atau Gaza dilakukan gencatan senjata.


"Konflik di Timur Tengah ini kan kelanjutan dari konflik yang terjadi sejak Oktober 2023 lalu. Makanya NU sama dengan pemerintah RI menuntut, mendesak gencatan senjata segera, mendesak dihentikannya kekerasan segera saat ini juga, itu yang kami sampaikan waktu itu," kata Gus Yahya kepada wartawan di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (18/4).

"Bahkan kami juga NU sudah insiden 7 Oktober itu kami membuat pernyataan, disamping mendesak dihentikan, kami juga meminta PBB segera bertindak, dan kami meminta agar anggota tetap dewan Keamanan PBB tidak menggunakan veto demi membela salah satu pihak," sambungnya.

Ketum PBNU Desak Gencatan Senjata untuk Menghentikan Konflik di Gaza


Menurutnya, apa yang dilakukannya itu merupakan salah satu upaya NU untuk ikut melakukan sesuatu sebagai ekspresi dari concern keprihatinan bersama atas apa yang terjadi di Gaza.

"Nah tapi kita semua tahu bahwa memang pihak-pihak yang kami serukan untuk menghentikan kekerasan, kami serukan untuk bertindak lebih adil demi kebaikan semua pihak masih belum mau mengikuti seruan-seruan itu," ujarnya.

"Amerika misalnya sampai terakhir masih memveto resolusi PBB untuk gencatan senjata di Gaza. Nah, di mana-mana sepanjang sejarah, selalu ini sudah kayak hukum alam, setiap kali terjadi konflik, apa lagi konflik dengan kekerasan, pasti makin lama makin banyak pihak yang terlibat, ini sudah pasti. Ini cuma soal waktu," tambahnya.


Ia menjelaskan, konflik yang terjadi di Gaza ini adanya dua negara yakni Palestina dan Israel yang dijelaskannya menuntut hak yang ada disana.

Akan tetapi, hal itu menjadi berkepanjangan yang akhirnya membuat negara lain seperti Yaman dan Iran disebutnya turut terlibat dengan apa yang terjadi di Gaza.

Ketum PBNU Desak Gencatan Senjata untuk Menghentikan Konflik di Gaza


"Karena ini sudah jadi seperti hukum alam kalau konflik dibiarkan, pasti meluas. Jadi ini bukan syiah atau sunni, ini soal konsekuensi dari konflik yang berkepanjangan itu pasti meluas. Habis ini, kalau tidak segera dihentukan, stop begitu saja, ini yang lain pasti akan ikut-ikutan," jelasnya.

Oleh karenanya, ia ingin agar konflik yang terjadi di Timur Tengah atau Gaza tersebut bisa diberhentikan secepatnya.


"Berhenti dulu sudah baru kita mulai bicara, tapi berhenti dulu konfliknya, itu yang paling penting. Jadi dengan kondisi kemanusiaan yang di luar batas sudah, kesengsaraan yang dialami oleh saudara-saudara kita di Gaza itu di luar batas yang bisa ditanggungkan oleh kemanusiaan dan ini tanggungjawab moral dari seluruh umat manusia yang tidak boleh diabaikan," pungkasnya.

Ketum PBNU: Tidak Ada Alasan untuk Memakzulkan Jokowi
Ketum PBNU: Tidak Ada Alasan untuk Memakzulkan Jokowi

Gus Yahya pun meminta semua pihak untuk tidak berlarut-larut dalam isu pemakzulan Jokowi tersebut.

Baca Selengkapnya
Gus Yahya Tegaskan PBNU Akan Bersama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Gus Yahya Tegaskan PBNU Akan Bersama Pemerintahan Prabowo-Gibran

NU tegaskan akan bersama-sama dengan pemerintahan Prabowo-Gibran

Baca Selengkapnya
Menlu Retno Kutuk Keras Upaya Sistematis Hambat Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza
Menlu Retno Kutuk Keras Upaya Sistematis Hambat Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan adanya upaya Israel menghambat bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, termasuk dengan menjarah bantuan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
FOTO: Bukan Gencatan Senjata! Ternyata Dewan Keamanan PBB Hanya Sahkan Resolusi Ini Buat Gaza
FOTO: Bukan Gencatan Senjata! Ternyata Dewan Keamanan PBB Hanya Sahkan Resolusi Ini Buat Gaza

Dewan Keamanan (DK) PBB telah meloloskan resolusi yang menyerukan pengiriman bantuan skala besar ke Jalur Gaza.

Baca Selengkapnya
Hamas Terima Kesepakatan Gencatan Senjata, Tapi Israel Tak Mau Akhiri Perang di Gaza
Hamas Terima Kesepakatan Gencatan Senjata, Tapi Israel Tak Mau Akhiri Perang di Gaza

Negosiasi gencatan senjata berlangsung di Kairo, Mesir.

Baca Selengkapnya
Dapat Bantuan Rp1 Miliar, Ketum PMI Jusuf Kalla Bakal Salurkan ke Palestina
Dapat Bantuan Rp1 Miliar, Ketum PMI Jusuf Kalla Bakal Salurkan ke Palestina

Bantuan ini diyakini akan bermanfaatkan untuk masyarakat yang membutuhkan seperti keluarga dan anak-anak di Gaza.

Baca Selengkapnya
Tenda Pengungsian Tergenang Banjir, Anak-Anak Gaza Terpaksa Tidur di Kandang Ayam
Tenda Pengungsian Tergenang Banjir, Anak-Anak Gaza Terpaksa Tidur di Kandang Ayam

Krisis kemanusiaan di Gaza semakin parah, apalagi di tengah musim hujan seperti saat ini.

Baca Selengkapnya
Gus Yahya: Khofifah Harus Nonaktif dari Ketum Muslimat NU Jika Jadi Jurkam Prabowo-Gibran
Gus Yahya: Khofifah Harus Nonaktif dari Ketum Muslimat NU Jika Jadi Jurkam Prabowo-Gibran

NU sudah menetapkan aturan bahwa pengurus di lingkungan PBNU yang terlibat secara resmi di tim kampanye pemilihan presiden harus nonaktif dari jabatannya.

Baca Selengkapnya
Momen Pilu Warga di Gaza Berebut Bantuan dari Truk Makanan yang Dilarang Berhenti
Momen Pilu Warga di Gaza Berebut Bantuan dari Truk Makanan yang Dilarang Berhenti

Truk berisi bahan makanan yang tak diizinkan berhenti membuat warga Palestina berebut.

Baca Selengkapnya