Kesal Barang Datang Tak Sesuai Pesanan, Remaja Tikam Leher dan Dada Kurir Paket
Korban mengalami luka serius di leher dan dada akibat ditikam pelaku.
Seorang pria berprofesi sebagai kurir paket, AR (30), nyaris tewas karena ditikam remaja. Pemicunya karena pelaku kesal barang yang datang tak sesuai pesanan.
Korban mengalami luka serius di leher dan dada akibat ditikam pelaku, SO (16), menggunakan celurit. Sementara remaja itu kini ditahan polisi setelah diserahkan keluarga.
Peristiwa itu bermula saat korban mengantar paket pelaku melalui metode pembayaran cash on delivery (COD) di Lubuk Raja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Minggu (4/1). Pelaku membeli barang senilai Rp1,5 juta melalui toko online.
Setelah menerima, pelaku membuka paket dan dia kecewa karena isinya tak sesuai pesanan. Pelaku pun menolak membayar dengan dalih tak puas terhadap pesanannya.
Korban berusaha menjelaskan bahwa dirinya hanya kurir, bukan penjual. Dia cuma bertugas mengantar paket dan mengambil pembayaran. Korban bersikukuh dengan pendiriannya.
Masuk Rumah Ambil Celurit
Tapi tiba-tiba dia meminta korban menunggu. Pelaku lalu masuk ke rumah. Ia beralasan akan mengambil uang.
Tanpa diduga, ternyata pelaku mengambul celurit dan langsung menyerang korban dari belakang. Meski terluka parah, korban berusaha melawan dan merampas celurit itu dari pelaku.
Namun pelaku kembali menyerang dan membuat pelaku kembali terluka. Pelaku melarikan diri dan warga menyelamatkan korban ke klinik sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Sehari kemudian, pelaku datang ke kantor polisi didampingi keluarga. Dia menyatakan menyesal melakukan kejahatan itu.
"Tersangka kesal karena barang yang datang tak sesuai pesanan, tapi korban sebagai kurir yang jadi sasaran amarahnya," ungkap Kapolsek Lubuk Raja Ipda Indra Gunawan, Selasa (6/1).
Indra menyebut tersangka masih dalam pemeriksaan oleh penyidik. Polisi akan mempertimbangkan proses hukum lain karena tersangka berstatus anak di bawah umur.
"Kasusnya masih berproses, kita lihat pengembangannya," kata Indra.