Kepengurusan Baru IMI Fokus Prestasi Internasional, Targetkan Atlet Berkelas Dunia
Kepengurusan baru IMI periode 2025-2030 resmi dilantik, siap wujudkan prestasi internasional. Moreno Suprapto tegaskan fokus pada pembinaan dan dukungan kejuaraan dunia.
Kepengurusan baru Ikatan Motor Indonesia (IMI) periode 2025-2030 secara resmi telah dilantik di Jakarta. Pelantikan ini menandai dimulainya era baru bagi organisasi otomotif nasional tersebut. Dengan semangat baru, IMI menargetkan untuk membawa atlet-atlet Indonesia berprestasi di kancah global.
Ketua Umum IMI, Moreno Suprapto, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan prestasi internasional. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program kejuaraan dunia seperti MotoGP dan ajang internasional lainnya. Fokus utama adalah mengangkat nama Indonesia melalui talenta-talenta terbaik di olahraga motor.
Selain itu, IMI juga akan memprioritaskan pembinaan atlet sejak usia dini, mulai dari 6 hingga 12 tahun. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan regenerasi atlet berkualitas. Organisasi ini juga memiliki pekerjaan besar dalam menyusun regulasi berkendara dan kalender event untuk tahun 2025 mendatang.
Fokus Utama dan Program Pembinaan IMI
Moreno Suprapto, Ketua Umum IMI, menjelaskan bahwa kepengurusan baru memiliki visi yang jelas. Fokus utama adalah mendorong organisasi agar dapat mewujudkan prestasi di tingkat internasional. Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan standar olahraga motor Indonesia di mata dunia.
Dalam konferensi pers di Jakarta pada Minggu, Moreno menyatakan, "Kami sangat mendukung program dari MotoGP untuk kejuaraan internasional dan kejuaraan-kejuaraan internasional lainnya yang diselenggarakan di Indonesia." Dukungan ini mencerminkan ambisi IMI untuk menjadi tuan rumah ajang balap bergengsi dan memberikan pengalaman berharga bagi atlet lokal.
Lebih lanjut, IMI juga menitikberatkan pada aspek pembinaan atlet. Program pembinaan ini mencakup berbagai kategori, mulai dari usia 6, 8, hingga 12 tahun. "Kami Ikatan Motor Indonesia juga fokus pada pembinaan, karena kami secara regulator dari pembinaan sejak dini mulai dari usia 6, 8 hingga 12 tahun lalu juga dari olahraga roda 2 dan roda 4," ujar Moreno.
Selain itu, kepengurusan IMI saat ini dihadapkan pada tugas penting lainnya. Mereka akan menyusun regulasi berkendara yang komprehensif dan merencanakan kalender event untuk tahun 2025. Perencanaan yang matang ini diharapkan dapat mendukung ekosistem olahraga motor yang lebih terstruktur.
Dukungan KONI dan Langkah Strategis IMI
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat memberikan apresiasi dan harapan besar kepada IMI. Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, meyakini IMI mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di kancah internasional. Harapan ini disampaikan melalui terobosan program yang akan disiapkan IMI.
Marciano Norman mengungkapkan keyakinannya, "Saya yakin di bawah Bapak Moreno, IMI akan melakukan terobosan-terobosan yang memberikan peluang kepada atlet-atlet kita untuk membuat kita semua bangga karena prestasinya." Pernyataan ini menjadi motivasi tambahan bagi kepengurusan baru IMI untuk bekerja lebih keras.
Setelah pelantikan resmi, Pengurus IMI periode 2025-2030 segera merencanakan rapat kerja nasional (rakernas). Rakernas ini akan menjadi forum penting untuk membahas berbagai program kerja strategis. Salah satu agenda utamanya adalah penyusunan kalender event untuk tahun 2026.
Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi IMI sebagai federasi olahraga motor terkemuka. Dengan fokus pada prestasi internasional dan pembinaan yang berkelanjutan, IMI berupaya menciptakan masa depan cerah bagi olahraga motor Indonesia. Ini juga termasuk upaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event dan standar keselamatan balap di seluruh Indonesia, memastikan pertumbuhan olahraga yang sehat dan kompetitif.
Sumber: AntaraNews