Diva Renatta Jayadi Kembali Raih Emas Lompat Galah di Taiwan, Pertahankan Dominasi Internasional
Atlet lompat galah kebanggaan Indonesia, Diva Renatta Jayadi, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas di kejuaraan internasional Taiwan, menegaskan dominasinya di kancah global.
Atlet lompat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah internasional. Ia berhasil meraih medali emas pada ajang Nantou International Pole Vault Invitational Meet 2026 yang berlangsung di Nantou, Taiwan, Minggu (22/3).
Diva memastikan podium teratas setelah mencatatkan lompatan terbaik setinggi 4,20 meter, menunjukkan konsistensi performanya. Kemenangan ini sekaligus mengulang kesuksesannya menjadi juara di lokasi yang sama pada tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini tidak hanya menambah koleksi medali emasnya, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia dalam cabang olahraga atletik di tingkat global. Prestasi Diva menjadi sorotan utama dalam kompetisi yang diikuti atlet dari berbagai negara.
Konsistensi Prestasi di Taiwan
Persaingan di final Nantou International Pole Vault Invitational Meet 2026 berlangsung ketat, terutama antara Diva Renatta dan atlet Amerika Serikat Natalie Lark. Natalie meraih medali perak dengan lompatan 4,10 meter, sementara Nitika Aakre dari India merebut perunggu dengan 3,95 meter.
Setelah Diva sukses melewati mistar 4,20 meter, Natalie mencoba meningkatkan lompatannya ke 4,30 meter namun gagal. Diva kemudian berupaya melampaui rekor pribadinya dengan mencoba ketinggian 4,40 meter, meskipun belum berhasil.
Hasil ini memastikan Diva tetap menjadi juara dengan catatan 4,20 meter, diikuti Natalie di posisi kedua dan Nitika di peringkat ketiga. Konsistensi performa Diva di Taiwan membuktikan hasil dari latihan keras dan strategi yang matang.
Pemegang Rekor Nasional dan SEA Games
Diva Renatta saat ini tercatat sebagai pemegang rekor nasional lompat galah putri Indonesia dengan lompatan impresif 4,35 meter. Rekor ini ia bukukan di SEA Games 2025 Thailand pada tanggal 11 Desember 2025.
Catatan 4,35 meter tersebut tidak hanya mempertajam rekor sebelumnya atas namanya sendiri, yaitu 4,30 meter, tetapi juga menjadi rekor baru SEA Games. Pada ajang tersebut, medali perak diraih atlet Thailand dengan 4,05 meter, sementara perunggu diraih bersama oleh atlet Indonesia Maria A. Melabessy dan atlet Thailand setelah sama-sama mencatatkan lompatan 3,90 meter.
Manajer Tim Nasional Atletik PB PASI, Mustara Musa, menyatakan bahwa keberhasilan Diva merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang konsisten. Prestasi ini menunjukkan perkembangan positif nomor lompat galah putri Indonesia di level internasional.
Medali emas Diva di SEA Games 2025 juga menandai medali emas pertama Indonesia di nomor lompat galah putri sejak Ni Putu Desi Margawati meraihnya pada SEA Games 2003 di Hanoi dengan lompatan 3,95 meter.
Agenda Mendatang dan Pembinaan Berkelanjutan
Selama berada di Taiwan, Diva Renatta juga dijadwalkan untuk mengikuti Taiwan International Indoor Pole Vault Meet pada 25 Maret 2026. Keikutsertaan dalam rangkaian kejuaraan ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman bertanding.
Selain itu, partisipasi ini juga penting untuk menjaga konsistensi performa Diva dalam menghadapi persaingan internasional yang semakin ketat. Indonesia hanya menurunkan Diva di nomor lompat galah putri, dengan didampingi pelatih Frederick Saputra.
Turnamen lompat galah internasional di kawasan Sun Moon Lake tahun ini menarik sekitar 50 atlet dari 14 negara dan wilayah. Negara-negara yang berpartisipasi termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jepang, dan Korea Selatan, menunjukkan tingkat kompetisi yang tinggi.
Sumber: AntaraNews