Moreno Soeprapto Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum IMI untuk Periode 2025-2030
Pemilihan Moreno dilakukan secara aklamasi, setelah tidak ada kandidat lain yang mendaftar hingga batas waktu pendaftaran yang ditetapkan.
Moreno Soeprapto, yang juga merupakan seorang pembalap dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk periode 2025-2030. Pemilihan Moreno dilakukan secara aklamasi, setelah tidak ada kandidat lain yang mendaftar hingga batas waktu pendaftaran yang ditetapkan pada 4 September 2025.
Proses penetapan Moreno berlangsung dalam Musyawarah Nasional (Munas) IMI ke-X yang diadakan di Royal Ambarukmo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada hari Sabtu (20/9). Acara ini dihadiri oleh 37 perwakilan dari berbagai provinsi serta 10 asosiasi yang tergabung dalam IMI.
Dalam kesempatan tersebut, Moreno menyampaikan rasa syukur karena Munas ke-X telah dibuka dan dihadiri oleh banyak perwakilan.
"Saya belum bisa berbicara banyak karena saya ingin agenda Munas berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu," ungkapnya saat konferensi pers bersama Ketua IMI sebelumnya, Bambang Soesatyo.
Moreno menegaskan komitmennya untuk melanjutkan arahan serta masukan dari para senior demi kemajuan IMI. Ia juga menyatakan bahwa IMI akan lebih fokus berperan sebagai badan regulator yang mengatur tata kelola otomotif di Indonesia.
"Saya berterima kasih kepada Pak Bamsoet yang memberi kesempatan untuk meneruskan dan melanjutkan hasil kerja beliau. Hasil kerja selama kepemimpinan beliau sangat baik, saya tinggal menyempurnakan dan melanjutkan," kata Moreno, menunjukkan rasa hormatnya terhadap pendahulunya.
Bamsoet: IMI Memerlukan Generasi Muda
Bambang Soesatyo, yang akrab disapa Bamsoet, menyatakan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai ketua umum. Ia berpendapat bahwa untuk menjaga dinamika organisasi IMI, diperlukan energi dan pemimpin baru.
"Saya percaya dan yakin, Mas Moreno bisa menggantikan kepemimpinan saya ke depan. Kita butuh darah muda, bukan daun muda," tegas Bamsoet.
Ia juga mengungkapkan berbagai tantangan yang akan dihadapi IMI di bawah kepemimpinan Moreno, termasuk perbaikan AD/ART, penetapan program kerja, serta regulasi baru yang berkaitan dengan lomba otomotif baik di darat maupun di air.
"Tugas yang paling menantang IMI ke depan adalah mendatangkan ajang balap mobil Formula One yang sebelumnya sempat direncanakan namun terhambat oleh Covid-19 dan waktu. Selain itu, ada juga World Rally Champion serta slalom mobil di udara 'Red Bulls' yang menarik perhatian banyak orang," katanya.
Jadi Pengikat Persatuan Bangsa
Munas IMI ke-X dibuka oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Ketua V KONI Tursandi Alwi, serta Kakorlantas Polri Brigjen Faizal. Acara ini menunjukkan dukungan luas terhadap kegiatan otomotif di Indonesia.
Ahmad Muzani menekankan pentingnya peran IMI dalam menyatukan bangsa dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. "Banyak orang yang rela berdesakan untuk menonton balapan di jalan dengan bahagia. Warga yang bahagia adalah pertanda keadaan negara aman. Saya berharap IMI ke depan semakin memperbanyak event untuk menggairahkan semangat olahraga bermotor di daerah," ujarnya.
Pernyataan ini mencerminkan harapan akan peningkatan aktivitas olahraga bermotor yang dapat menarik perhatian masyarakat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan menyenangkan.