Rakernas IMI Segera Bahas Regulasi Penting Kejurnas dan Kejurda 2026
Ikatan Motor Indonesia (IMI) akan menggelar Rakernas IMI untuk menyusun regulasi Kejurnas dan Kejurda, serta kalender event 2026, demi meningkatkan mutu balap nasional.
Ikatan Motor Indonesia (IMI) bersiap menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana setelah kepengurusan periode 2025-2030 resmi dilantik. Agenda utama Rakernas IMI ini adalah pembahasan mendalam mengenai regulasi untuk kejuaraan nasional (Kejurnas) dan kejuaraan daerah (Kejurda).
Ketua Umum IMI terpilih, Moreno Soeprapto, menyampaikan rencana strategis ini usai pelantikan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di Jakarta. Pembahasan regulasi ini diharapkan dapat menciptakan standar yang lebih baik bagi seluruh ajang balap motor di Indonesia.
Selain fokus pada regulasi, Rakernas IMI juga akan menyusun kalender event untuk tahun 2026, memastikan perencanaan yang matang dan terkoordinasi. Langkah ini diambil untuk mendukung pengembangan olahraga otomotif dari tingkat daerah hingga nasional secara berkelanjutan.
Pembahasan Regulasi dan Kalender Event 2026
Moreno Soeprapto menegaskan bahwa Rakernas IMI akan menjadi platform penting untuk menyusun kerangka regulasi baru. Regulasi ini mencakup berbagai aspek teknis dan non-teknis yang berkaitan dengan penyelenggaraan Kejurnas dan Kejurda di seluruh Indonesia.
Menurutnya, peningkatan sistem regulasi adalah kunci untuk memastikan setiap event berjalan sesuai standar yang ditetapkan. "Rencananya dalam rakernas ini kami pertama menyusun regulasi dan yang kedua juga kalender event 2026," ujar Moreno Soeprapto.
Meskipun tanggal pasti Rakernas IMI belum diumumkan, Moreno menyatakan bahwa fokus utama adalah pada turunan event dari tingkat Kejurda hingga Kejurnas. Hal ini termasuk aturan penting terkait keamanan yang menjadi prioritas utama IMI.
Penyusunan kalender event 2026 juga akan menjadi agenda krusial, memastikan jadwal kompetisi yang terstruktur. Ini bertujuan agar para pembalap dan tim memiliki persiapan yang memadai sepanjang musim balap.
Peningkatan Standar Keamanan dan Mutu Penyelenggaraan
Selain regulasi kompetisi, IMI di bawah kepemimpinan Moreno Soeprapto juga berkomitmen meningkatkan standar keamanan. Program ini akan menyasar berbagai elemen penting dalam penyelenggaraan perlombaan.
Peningkatan mutu akan diberikan kepada marshall, steward, hingga tim pendanaan perlombaan. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap aspek event balap memenuhi standar keselamatan dan profesionalisme yang tinggi.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya IMI untuk menciptakan lingkungan balap yang aman dan kompetitif bagi seluruh peserta. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan event otomotif dapat terus meningkat.
Moreno berjanji akan terus meningkatkan sistem regulasi dari event-event yang masuk dalam kalender IMI. Hal ini mencerminkan komitmen IMI untuk terus beradaptasi dan berkembang sesuai tuntutan zaman.
Pengembangan Ekosistem Balap dan Talenta Muda
Fokus lain yang akan menjadi perhatian IMI adalah pengembangan ekosistem yang kondusif untuk melahirkan talenta-talenta pembalap muda. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan olahraga otomotif Indonesia.
Moreno Soeprapto, yang juga mantan atlet balap, menyadari pentingnya pembinaan sejak usia dini. "Kami sedang menyusun program kerja untuk tahun depan. Saya rasa perlu banyak kesempatan, mereka (pembalap muda) dari mulai umur enam tahun (sudah berkompetisi), kami mulai membangun ekosistem yang baik dan bagus," ungkapnya.
Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan luas bagi anak-anak muda untuk mengembangkan bakat balap mereka. Dengan demikian, Indonesia dapat terus mencetak pembalap berprestasi di kancah nasional maupun internasional.
Pembentukan ekosistem yang kuat ini meliputi dukungan pelatihan, fasilitas, dan kesempatan berkompetisi yang terstruktur. IMI bertekad untuk menjadi wadah bagi para calon bintang balap Indonesia.
Sumber: AntaraNews