Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Muhammad Qodari, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas partisipasi aktifnya dalam upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Apresiasi ini secara khusus ditujukan pada inisiatif Polri membangun hunian tetap bagi masyarakat terdampak banjir. Qodari menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam penanganan bencana.
Kunjungan Muhammad Qodari ke Aceh Tamiang pada Kamis, 15 Januari, bertujuan meninjau langsung lokasi terdampak banjir serta melihat progres penanganan dan pemulihan pascabencana. Ia didampingi Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi dalam inspeksi tersebut. Peninjauan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan bencana berjalan optimal.
Dalam kunjungannya, Qodari menyempatkan diri meninjau lokasi rencana pembangunan hunian tetap di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda. Lokasi ini akan menjadi tempat relokasi bagi para pengungsi dan penyintas bencana banjir yang kehilangan tempat tinggal. Pembangunan ini diharapkan dapat memberikan kehidupan yang lebih layak bagi mereka.
Advertisement
Advertisement
Peran Aktif Polri dalam Pemulihan Pasca Banjir
Polri menunjukkan komitmen kuatnya dalam membantu masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak bencana banjir dengan menginisiasi pembangunan hunian tetap. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang komprehensif. Peran aktif ini sangat vital dalam mempercepat proses pemulihan.
Lahan seluas 6,5 hektare di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, telah disiapkan untuk proyek pembangunan hunian tetap ini. Lahan tersebut merupakan hibah dari perusahaan perkebunan PTPN I, menunjukkan sinergi antara berbagai pihak. Proses pematangan lahan menjadi langkah awal yang krusial.
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari secara langsung memantau proses pematangan lahan yang sedang berlangsung. Ia mendapatkan informasi bahwa pada tahap pertama, Polri berencana membangun sebanyak 150 unit hunian tetap. Jumlah ini diharapkan dapat menampung sebagian besar korban yang membutuhkan tempat tinggal.
Advertisement
Advertisement
Harapan dan Manfaat Pembangunan Hunian Tetap
Muhammad Qodari menyampaikan harapannya agar seluruh proses pembangunan hunian tetap ini dapat berjalan lancar dan aman. Ia juga menekankan pentingnya memastikan bahwa hunian ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak bencana. Kualitas bangunan menjadi perhatian utama agar layak huni.
Pembangunan hunian tetap oleh Polri ini tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi para korban banjir. Ini menunjukkan bahwa pemerintah dan lembaga negara hadir untuk membantu masyarakat di masa-masa sulit. Dukungan ini sangat berarti bagi pemulihan psikologis masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah pusat, Polri, dan pihak swasta seperti PTPN I menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Sinergi semacam ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan bencana alam. Keberlanjutan kerja sama ini diharapkan dapat terus terjalin untuk proyek-proyek kemanusiaan lainnya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews