Kemenko Polkam Percepat Pembangunan 104 Unit Huntap di Aceh Utara untuk Korban Bencana

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bergerak cepat membangun 104 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor di Aceh Utara, ditargetkan selesai sebelum Ramadhan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenko Polkam Percepat Pembangunan 104 Unit Huntap di Aceh Utara untuk Korban Bencana
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bergerak cepat membangun 104 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor di Aceh Utara, ditargetkan selesai sebelum Ramadhan. (AntaraNews)

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) di Gampong Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pembangunan 104 unit huntap yang diperuntukkan bagi korban bencana banjir dan longsor di wilayah tersebut. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam penanganan pascabencana secara cepat dan terkoordinasi.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi tinggi atas gerak cepat Kemenko Polkam dalam merealisasikan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak. Menurutnya, bantuan huntap ini akan sangat membantu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah di penghujung tahun 2025. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan kehidupan normal masyarakat.

Setiap unit rumah huntap yang dibangun berjenis tipe 36 dan dilengkapi dengan fasilitas memadai, termasuk dua kamar, toilet, serta perabotan rumah tangga. Menko Polkam Djamari Chaniago menargetkan pembangunan ini, termasuk mushalla, harus selesai sebelum bulan Ramadhan tiba. Hal ini agar masyarakat dapat segera menempati hunian baru dan beribadah dengan nyaman.

Menko Polkam Djamari Chaniago secara langsung meninjau lokasi pembangunan hunian tetap di Kabupaten Aceh Utara, menegaskan keseriusan pemerintah pusat. Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh persiapan teknis maupun administrasi telah siap sepenuhnya sebelum dimulainya konstruksi. Ini merupakan langkah proaktif untuk menjamin kelancaran proyek vital tersebut.

Pembangunan 104 unit huntap ini diperuntukkan bagi warga yang menjadi korban banjir dan longsor di Gampong Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang. Bencana alam yang melanda wilayah tersebut pada penghujung tahun 2025 menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah-rumah penduduk. Oleh karena itu, kebutuhan akan hunian yang layak menjadi prioritas utama.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat Kemenko Polkam. Ia menekankan bahwa bantuan hunian ini sangat vital bagi pemulihan masyarakat terdampak bencana. Kehadiran rumah-rumah baru ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis dan ekonomi para korban.

Setiap unit huntap yang dibangun memiliki tipe 36, dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi penghuninya. Fasilitas yang disediakan meliputi dua kamar tidur, satu toilet, serta perabotan rumah tangga dasar. Desain ini mempertimbangkan kebutuhan dasar keluarga agar dapat langsung dihuni dengan layak.

Selain hunian, Kemenko Polkam juga berkomitmen membangun mushalla di area tersebut, menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan spiritual masyarakat. Adanya fasilitas ibadah ini diharapkan dapat mendukung kehidupan sosial dan keagamaan warga di lingkungan hunian baru. Pembangunan mushalla adalah bagian integral dari rencana komprehensif ini.

Djamari Chaniago menegaskan bahwa seluruh pembangunan, termasuk mushalla, harus selesai sebelum bulan Ramadhan tiba. Target waktu yang ketat ini bertujuan agar masyarakat dapat segera menempati dan beribadah dengan nyaman di hunian baru mereka. Kecepatan pengerjaan tetap menjadi fokus tanpa mengorbankan kualitas.

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, turut mendampingi Menko Polkam dalam peninjauan ini, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi ini penting untuk memastikan kelancaran proyek dan distribusi bantuan yang efektif kepada masyarakat. Koordinasi yang baik adalah kunci keberhasilan program ini.

Pembangunan hunian tetap ini diharapkan dapat meringankan beban korban bencana yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Rumah yang layak menjadi fondasi penting bagi proses pemulihan psikologis dan ekonomi masyarakat. Ini adalah langkah konkret pemerintah dalam membantu warganya bangkit dari keterpurukan.

Wagub Fadhlullah kembali mengucapkan terima kasih kepada Menko Polkam atas bantuan yang diberikan, menggarisbawahi dampak positif proyek ini bagi warga Aceh Utara. Ia berharap, "Bantuan ini tentu akan sangat bermanfaat," ujarnya, menegaskan pentingnya dukungan ini. Harapan besar tertumpu pada keberhasilan pembangunan huntap ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi