Jelang Imlek dan Ramadhan, Satgas Pangan Natuna Jamin Stabilitas Harga Pangan
Satgas Pangan Natuna intensifkan pemantauan Stabilitas Harga Pangan jelang Imlek dan Ramadhan, memastikan ketersediaan dan harga tetap terkendali bagi masyarakat.
Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Natuna bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Rakyat Ranai. Langkah ini diambil untuk memantau Stabilitas Harga Pangan dan ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan Imlek serta bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini merupakan upaya proaktif pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Dari hasil sidak yang dilaksanakan di Pasar Rakyat Ranai dan Gudang Perum Bulog di Ranai, terungkap bahwa harga bahan pokok masih stabil. Ketersediaan komoditas pangan juga dipastikan aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Natuna, AKBP Novyan Aries Effendie.
Wakil Bupati Natuna, Jarmin, turut serta dalam kegiatan pemantauan harga ini, menyisir berbagai toko. Pemantauan meliputi sembako, ikan, rempah-rempah, sayur, hingga buah-buahan. Satgas Pangan Natuna berinteraksi langsung dengan pedagang dan masyarakat untuk mendapatkan informasi akurat mengenai stok serta harga.
Pemantauan Harga dan Ketersediaan Pangan di Natuna
Satgas Pangan Natuna, yang melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah dan kepolisian, berkomitmen penuh menjaga Stabilitas Harga Pangan. Mereka memastikan tidak ada kenaikan harga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Pengawasan ketat ini bertujuan melindungi konsumen dari praktik penimbunan atau spekulasi harga.
Dalam sidak tersebut, fokus utama adalah memastikan pasokan bahan pokok strategis. Ketersediaan beras di Gudang Bulog Ranai dilaporkan mencapai sekitar 530 ton, jumlah yang cukup memadai. Sementara itu, upaya penambahan stok minyak goreng terus diupayakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Natuna.
Wakil Bupati Natuna Jarmin menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menjaga ketersediaan dan harga pangan. Pendekatan ini melibatkan koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan Bulog. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem pasar yang sehat dan adil bagi semua pihak.
Strategi Pemerintah Daerah Menjaga Daya Beli Masyarakat
Sebagai langkah konkret menjaga daya beli masyarakat dan menstabilkan harga, Pemerintah Kabupaten Natuna menyelenggarakan pasar murah. Pasar murah ini telah dilaksanakan di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Inisiatif ini sangat membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan jelang hari raya.
Wakil Bupati Jarmin menambahkan bahwa program pasar murah akan diperluas ke kecamatan lain di Natuna. Rencananya, pasar murah juga akan menyasar kecamatan di pulau-pulau terpencil, termasuk Bunguran Selatan. Ini menunjukkan komitmen Pemkab Natuna untuk pemerataan akses pangan murah.
Perluasan jangkauan pasar murah sangat krusial mengingat Natuna belum mampu mencapai swasembada pangan. Mayoritas kebutuhan pokok masyarakat di wilayah ini masih didatangkan dari luar daerah. Oleh karena itu, langkah-langkah seperti pasar murah menjadi vital untuk menjamin akses pangan yang merata dan terjangkau.
Sumber: AntaraNews