Ini Alasan Polda Metro Gandeng Pegiat Medsos dan Poskamling Berantas Begal di Jalanan Jakarta
Tim pemburu begal banyak terbantu dengan adanya laporan dari Poskamling binaan polisi.
Polda Metro Jaya mengandeng Poskamling dan pegiat media sosial untuk memburu begal di Jakarta. Informasi dari warga dinilai dapat mempercepat penangkapan pelaku kejahatan jalanan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannuddin mengaku tim pemburu begal banyak terbantu dengan adanya laporan dari Poskamling binaan polisi.
"Berkat kerja sama dari Poskamling-poskamling yang sudah menjadi binaan kami selama ini, kami bisa dengan cepat melakukan identifikasi dan penangkapan terhadap para pelaku," kata Iman kepada wartawan, Rabu (20/5).
Tak cuma Poskamling, pegiat media sosial juga dilibatkan memberi informasi gangguan keamanan. Laporan dikirim melalui unggahan dan penandaan akun resmi polisi.
Unggah di Medsos
"Yang mengupload atau mengunggah di akun media sosial yang bersangkutan, kemudian di-tag ke akun media sosial yang kami miliki, yaitu akun Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan akun Sikatmen," ucap dia.
Buru Begal
Iman mengatakan, pihaknya sudah membuka kanal media sosial khusus untuk memburu begal dan pelaku kejahatan jalanan lain.
"Saat ini kami sudah membuka akun untuk bersama-sama memerangi kejahatan begal dan kejahatan jalanan lainnya," ucap Iman.