Gubernur Banten Tekankan Makanan Bergizi untuk Korban Banjir Tangerang
Gubernur Banten Andra Soni memastikan warga terdampak Banjir Tangerang mendapatkan asupan gizi yang cukup, sekaligus meninjau langsung upaya penanganan dan kolaborasi pemerintah daerah.
Gubernur Banten Andra Soni pada Sabtu (24/1) meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kondisi warga terdampak serta memastikan penanganan yang komprehensif.
Dalam kunjungannya, Gubernur Soni secara khusus menekankan pentingnya penyediaan makanan yang sehat dan bergizi bagi seluruh warga terdampak banjir, baik yang berada di pengungsian maupun di rumah. Ia bahkan mencicipi langsung hidangan yang disajikan di dapur umum.
Peninjauan ini dilakukan bersama Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono, serta pimpinan dan anggota DPRD Kota Tangerang, menunjukkan sinergi antarlembaga dalam menghadapi musibah ini.
Fokus Gubernur pada Makanan Bergizi dan Higienis
Gubernur Andra Soni menyatakan kepuasannya terhadap kualitas makanan yang disediakan untuk korban banjir di Kota Tangerang. Ia memastikan bahwa pengelolaan dapur umum dilakukan secara higienis dan rasa makanannya pun baik.
"Kami tadi mencoba langsung makanannya. Alhamdulillah, rasanya baik, pengelolaannya higienis, dan saya juga melihat langsung para pengungsi menyampaikan terima kasih atas kinerja Dinas Sosial Kota Tangerang," ujar Gubernur Soni.
Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya menyediakan bantuan, tetapi juga menjamin kualitas dan kelayakan bantuan tersebut demi kesehatan para pengungsi.
Kolaborasi Penanganan Banjir dan Bantuan untuk Korban
Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Gubernur Banten yang turun ke lapangan memantau titik rawan banjir. Kehadiran ini diharapkan membawa solusi konkret bagi penanganan banjir di wilayah tersebut.
"Kehadiran beliau tentu membawa solusi. Salah satunya melalui inisiasi kolaborasi susur sungai dan rencana normalisasi Kali Angke," kata Sachrudin, menyoroti rencana jangka panjang untuk mengatasi banjir.
Pemerintah Kota Tangerang terus menyalurkan berbagai bantuan kepada warga terdampak, meliputi makanan siap saji, selimut, kasur, hingga kebutuhan bayi. Posko kesehatan juga disiagakan di setiap titik banjir dan lokasi pengungsian untuk pelayanan medis.
Sachrudin juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bergotong royong. Ia menekankan bahwa penanganan banjir memerlukan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak.
Kondisi Terkini dan Upaya Penanganan Banjir
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar melaporkan bahwa tinggi muka air (TMA) di wilayah tengah dan timur Kota Tangerang mulai menunjukkan penurunan. Pemantauan dilakukan melalui CCTV di sejumlah titik.
Meskipun demikian, petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri, OPD terkait, dan relawan tetap disiagakan di lokasi terdampak. Mereka bertugas membantu warga dan mempercepat penanganan banjir yang masih terjadi.
Genangan air masih terpantau di beberapa kecamatan seperti Benda, Jatiuwung, Cipondoh, Periuk, Karang Tengah, dan Batuceper. Ketinggian genangan bervariasi antara 20 sentimeter hingga lebih dari satu meter di beberapa titik.
BPBD Kota Tangerang bersama unsur terkait terus melakukan monitoring lapangan, penyedotan genangan, pengerahan personel dan perahu, serta membantu mobilisasi warga. Posko kesehatan dan dapur umum juga terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
Sumber: AntaraNews