Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Hasil Borneo FC vs Semen Padang: Bekuk Kabau Sirah, Pesut Etam Samai Poin Persib Bandung

{{caption}}
Di Momen El Rumi Sungkeman, Ahmad Dhani Sebut Tak Ada Anaknya yang Durhaka hingga Ungkap Janji di Akhirat

{{caption}}
Ratusan Siswa dan Guru SMAN 6 Bandar Lampung Bertumbangan Usai Santap Menu MBG

{{caption}}
Cerita Polisi ‘Sang Penjaga Malam’, Borong Dagangan Lansia hingga Antar Pulang Pakai Motor Patroli

{{caption}}
Program MBG Buka Lapangan Kerja Baru, Eks Korban PHK Massal Kini Bisa Kembali Menafkahi Keluarga

{{caption}}
Hasil Madura United vs Dewa United: Ricky Kambuaya Gacor, Laskar Sape Kerrab Tertahan di Zona Merah

Topik Terkait
{{caption}}
Peluang Emas Ekspor Pertanian RI ke AS dengan Tarif Nol Persen

Indonesia meraih peluang emas dalam meningkatkan ekspor pertanian RI ke Amerika Serikat berkat pembebasan tarif nol persen untuk 53 komoditas pertanian, membuka akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk nasional.

{{caption}}
GAPKI Desak Penguatan Diplomasi Perdagangan Minyak Sawit Hadapi Hambatan Global

Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyerukan penguatan diplomasi perdagangan minyak sawit untuk mengatasi hambatan tarif dan non-tarif global, menjaga ekspor komoditas utama Indonesia.

{{caption}}
GAPKI Dorong Penguatan Diplomasi Perdagangan Kelapa Sawit di Pasar Global

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mendesak penguatan diplomasi perdagangan kelapa sawit untuk menghadapi tantangan global, seiring keberhasilan diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang membuka akses pasar AS.

{{caption}}
GAPKI Optimis Ekspor Sawit ke AS Capai 3 Juta Ton dengan Tarif Nol Persen

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memproyeksikan volume Ekspor Sawit ke AS dapat tembus 3 juta ton dalam beberapa tahun ke depan jika tarif nol persen kembali diberlakukan, membuka peluang besar bagi industri sawit nasional.

{{caption}}
Pemangkasan Tarif Dagang AS Indonesia: Dorongan Baru Ekspor Nasional

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengumumkan pemangkasan tarif dagang AS Indonesia dari 19 persen menjadi 15 persen, membuka peluang ekspansi pasar yang signifikan bagi produk-produk unggulan nasional.

{{caption}}
Indonesia Berharap Fasilitas Tarif 0 Persen AS Tetap Berlaku di Tengah Kebijakan Baru

Indonesia melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendesak Amerika Serikat agar Fasilitas Tarif 0 Persen AS untuk produk tertentu tetap berlaku, meski ada rencana tarif 10 persen.

{{caption}}
Perjanjian Dagang RI-AS: Bebas Tarif untuk Ribuan Produk Indonesia, Era Baru Ekonomi Dimulai

Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani Perjanjian Dagang Timbal Balik, membuka akses bebas tarif untuk 1.819 produk Indonesia. Perjanjian Dagang RI-AS ini menandai era baru hubungan ekonomi yang saling menguntungkan dan strategis.

{{caption}}
Ekspor Indonesia ke Amerika Serikat Diprediksi Melonjak Berkat Perjanjian Dagang Baru

Perjanjian Dagang Timbal Balik yang baru diteken antara Indonesia dan Amerika Serikat diharapkan mampu mendongkrak Ekspor Indonesia Amerika Serikat secara signifikan, membuka peluang tarif nol untuk ribuan produk unggulan dan meningkatkan daya saing.

{{caption}}
Perjanjian Dagang RI-AS: 1.819 Produk Nasional Bebas Tarif di Pasar Amerika Serikat

Sekretaris Kabinet menyatakan 90 persen usulan Indonesia dikabulkan dalam Perjanjian Dagang RI-AS, membuka jalan bagi 1.819 produk nasional menikmati tarif nol persen di pasar AS dan memicu investasi besar.

{{caption}}
Fakta Unik: Negosiasi Tarif Nol Indonesia-AS Berlanjut, Akankah Selevel Malaysia untuk Sawit?

Presiden Prabowo Subianto mengonfirmasi negosiasi tarif nol Indonesia-AS masih berjalan, bertujuan memperluas perdagangan bilateral, khususnya komoditas ekspor unggulan, mirip kesepakatan Malaysia. Akankah berhasil?

{{caption}}
Tahukah Anda? Negosiasi Tarif Nol Persen AS Komoditas Unggulan Indonesia Masih Berlanjut, Ini Kata Prabowo

Presiden Prabowo Subianto mengonfirmasi bahwa negosiasi tarif nol persen AS untuk komoditas unggulan Indonesia masih berlangsung. Akankah Indonesia menyamai Malaysia?

{{caption}}
Dewan Ekonomi Nasional Blak-blakan Lebih Untung RI atau AS soal Tarif Impor 19 Persen

Ancaman tarif impor sebesar 32 persen yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akhirnya disepakati menjadi 19 persen.

{{caption}}
Pajak Kendaraan Listrik DKI Jakarta: Antara Insentif dan Arahan Pusat

Bapenda DKI Jakarta berencana memungut pajak kendaraan listrik dengan insentif, namun harus mengikuti arahan Kemendagri untuk pembebasan penuh. Kebijakan pajak kendaraan listrik DKI Jakarta ini dinamis.

{{caption}}
Konselor Tiongkok Pererat Kerja Sama Tiongkok Indonesia, Soroti Potensi Makassar

Konselor Kedutaan Besar Tiongkok kunjungi Makassar, memperkuat Kerja Sama Tiongkok Indonesia dengan menyoroti potensi ekonomi dan budaya Sulawesi Selatan yang strategis.

{{caption}}
Tak Hanya Tingkatkan Gizi Anak, Progam MBG Dongkrak Penghasilan Pekerja Pabrik Tahu

Permintaan harian yang dihasilkan dari program ini mendorong peningkatan omset produksi tahu di pabrik tempatnya bekerja.

{{caption}}
Danantara Cek Kesiapan Proyek PSEL Palembang: Solusi Sampah dan Energi Terbarukan

Badan Pengelola Investasi Danantara meninjau kesiapan proyek PSEL Palembang, upaya strategis mengolah sampah menjadi energi listrik sesuai arahan Presiden Prabowo dan Perpres 109/2025.

{{caption}}
Harga LPG Non-Subsidi Naik Hingga 18 Persen, Berlaku Mulai 18 April 2026

PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga LPG non-subsidi hingga 18 persen mulai 18 April 2026, memicu pertanyaan tentang stabilitas harga energi di tengah gejolak global yang terus meningkat. Kebijakan kenaikan harga LPG non-subsidi ini merupakan ya

{{caption}}
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp16 Ribu, Capai Rp2,88 Juta per Gram

Harga Emas Antam kembali menunjukkan kenaikan signifikan hari ini, mencapai Rp2,884 juta per gram. Simak rincian lengkap harga buyback dan pecahan emas batangan terbaru yang wajib diketahui investor.

{{caption}}
Hilirisasi Sawit PalmCo: Pacu Ekonomi Nasional dengan Produk Turunan Bernilai Tinggi

PTPN IV PalmCo menggeser fokus bisnisnya ke pengembangan produk turunan sawit bernilai tinggi, seperti Bio Propylene Glycol (BioPG), untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional dan mendukung hilirisasi sawit.

{{caption}}
Kemendag: Harga Referensi CPO Melonjak, Dipicu Permintaan India dan China

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan kenaikan Harga Referensi CPO untuk Maret 2026, didorong oleh peningkatan permintaan signifikan dari India dan China serta terbatasnya pasokan global.

{{caption}}
Industri Sawit Nasional: Pilar Ekonomi dan Solusi Ketahanan Pangan Indonesia

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) optimistis Industri Sawit Nasional terus tumbuh sebagai pilar ekonomi, solusi pangan, dan energi berkelanjutan. Simak peran strategisnya.

{{caption}}
Indonesia-Pakistan Dorong Percepatan CEPA, Targetkan Rampung 2027

Indonesia dan Pakistan sepakat mempercepat perluasan perjanjian perdagangan dari IP-PTA menjadi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), ditargetkan selesai 2027 untuk memperkuat integrasi ekonomi kedua negara.

{{caption}}
Advokat Marcella Santoso Didakwa Suap Rp40 Miliar dan TPPU Rp52,5 Miliar di Kasus CPO

Advokat Marcella Santoso didakwa jaksa terkait suap Rp40 miliar dan TPPU Rp52,5 miliar dalam kasus vonis lepas CPO. Siapa saja yang terlibat dan bagaimana modusnya?

{{caption}}
PTPN IV PalmCo Wujudkan Industri Sawit Berkelanjutan dengan 3 Pilar Utama, Raih Apresiasi Uni Eropa

PTPN IV PalmCo berkomitmen mewujudkan Industri Sawit Berkelanjutan melalui hilirisasi produk, energi baru terbarukan (EBT), dan penguatan petani, menarik perhatian Uni Eropa yang memberikan apresiasi tinggi.