Asap mengepul dari kapal Freedom Flotilla yang membawa bantuan kemanuasian untuk Gaza di perairan internasional di Malta, (02/05/2025). (Reuters)
ADVERTISEMENT
Sebuah kapal sipil dengan misi membawa bantuan kemanusiaan dan 16 aktivis ke Gaza telah diserang oleh pesawat tak berawak (drone) di perairan internasional di lepas pantai Malta, Jumat (03/05/2025). Menurut Freedom Flotilla Coalition (FFC), kelompok yang mengorganisir misi tersebut, kapal Freedom Flotilla menjadi sasaran dua kali serangan drone saat persiapan berlayar ke Gaza, Palestina. Kapal tersebut berupaya untuk mengirimkan bantuan ke daerah kantong yang diblokade zionis Israel.
Dua belas awak kapal dan empat warga sipil dipastikan selamat, berdasarkan pernyataan pemerintah Malta dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat. "Kapal itu membawa 12 awak kapal dan empat penumpang sipil, tidak ada korban yang dilaporkan,"
Asap mengepul dari kapal Freedom Flotilla yang membawa bantuan kemanuasian untuk Gaza di perairan internasional di Malta, (02/05/2025). ReutersAsap mengepul dari kapal Freedom Flotilla yang membawa bantuan kemanuasian untuk Gaza di perairan internasional di Malta, (02/05/2025). ReutersAsap mengepul dari kapal Freedom Flotilla yang membawa bantuan kemanuasian untuk Gaza di perairan internasional di Malta, (02/05/2025). ReutersSebuah kapal tunda memadamkan api di kapal Freedom Flotilla yang membawa bantuan kemanuasian untuk Gaza di perairan internasional Malta, (02/05/2025). ReutersAsap mengepul dari kapal Freedom Flotilla yang membawa bantuan kemanuasian untuk Gaza di perairan internasional di Malta, (02/05/2025). ReutersKerusakan terlihat pada kapal kapal Freedom Flotilla yang membawa bantuan kemanuasian untuk Gaza di perairan internasional Malta, (02/05/2025). Reuters
Penyergapan dan penculikan kru kapal Madleen oleh Israel menambah daftar panjang serangan terhadap konvoi bantuan ke Gaza selama lebih dari satu dekade.